Penerima BLT Berkurang 10 KK
LINEPERISTIWA.COM — Edison Rafra menyampaikan, kuota penerima BLT Dana Desa di wilayahnya kini hanya tersisa 14 KK. Padahal, pada periode sebelumnya, tercatat 24 KK yang menerima bantuan tunai tersebut.
“Kalau sebelumnya warga yang menerima itu 24 KK, setelah ada pemotongan hanya 14 KK,” ungkap Edison saat diwawancarai, Rabu (9/9/2026).
Pemerintah kampung tidak merinci besaran pagu Dana Desa yang dipotong. Namun, Edison menegaskan dampaknya terasa langsung pada realisasi program.
Program Prioritas yang Tetap Jalan
Meski anggaran terbatas, tidak semua kegiatan dihentikan. Pada tahap pertama 2026, pemerintah kampung memprioritaskan penyaluran BLT untuk 14 KK, intervensi stunting, hingga peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pembangunan drainase sepanjang 138 meter juga tetap masuk daftar kerja tahun ini. Artinya, infrastruktur dasar masih menjadi fokus di tengah keterbatasan fiskal.
“Pemotongan Dana Desa yang dilakukan pemerintah pusat tentu berdampak terhadap program-program yang sudah direncanakan. Ada program yang akhirnya tidak berjalan di kampung,” kata Edison.
Koperasi Desa Merah Putih Terkendala Lahan
Kampung Mawokauw Jaya tercatat sebagai kampung pertama di wilayahnya yang meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih. Namun, operasional koperasi belum berjalan optimal.
Edison mengakui, persoalan ketersediaan lahan menjadi hambatan utama. “Koperasi Desa Merah Putih di kampung kami sudah dilaunching. Kami menjadi kampung pertama yang melaksanakan launching, tetapi kami masih terkendala dengan lahan,” pungkasnya.
Apa yang Harus Dilakukan Warga?
Bagi warga Mawokauw Jaya yang merasa berhak menerima BLT namun tidak masuk daftar 14 KK, langkah pertama adalah konfirmasi ke aparat kampung. Validasi data penerima manfaat menjadi kunci agar tidak ada warga miskin yang tercecer.
Perlu dicatat, mekanisme penetapan penerima BLT Dana Desa biasanya merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau hasil musyawarah desa. Jika ada perubahan kuota, pemerintah kampung wajib transparan menjelaskan kriteria siapa yang tetap diprioritaskan.
Warga juga perlu waspada terhadap oknum yang menjanjikan dapat memasukkan nama calon penerima dengan imbalan tertentu. Penetapan penerima bantuan sosial tidak dipungut biaya apa pun.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pencairan dan nama penerima BLT tahap berikutnya dapat ditanyakan langsung ke Kantor Kampung Mawokauw Jaya atau pendamping desa setempat.