Meranti (Riau), LPC
Patroli Karhutla di Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, kembali dilakukan Babinsa Koramil 06/Merbau pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan tersebut menyasar kawasan yang dinilai rawan kebakaran, khususnya lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat.
Babinsa Koramil 06/Merbau Serda C.J. Silalahi melaksanakan patroli mulai pukul 10.15 WIB hingga selesai dengan menyusuri sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan. Pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman.
Dalam patroli tersebut, Babinsa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan melakukan pembakaran lahan dan hutan. Edukasi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya Karhutla.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kondisi lahan gambut harus dijaga karena api dapat dengan mudah menyebar apabila terjadi kebakaran," ujar Serda C.J. Silalahi.
Selain menyampaikan imbauan, patroli juga diarahkan ke sejumlah kawasan rawan Karhutla di wilayah Desa Mengkirau. Babinsa melakukan pengecekan kondisi lingkungan sekaligus memantau potensi munculnya asap maupun titik api.
"Kami juga mengecek sumber air yang tersedia, seperti embung dan kanal, untuk memastikan kesiapan sumber air apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran," kata Serda C.J. Silalahi.
Pemantauan dilakukan pada kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat, termasuk wilayah dengan titik koordinat 0°57'4,5039" Lintang Utara dan 102°22'2.63777" Bujur Timur. Pengecekan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi Karhutla.
Selama kegiatan patroli berlangsung, kondisi wilayah terpantau aman. Babinsa tidak menemukan adanya titik api maupun asap di lokasi yang dipantau dan kegiatan tetap dilanjutkan dengan pemantauan terhadap kondisi wilayah rawan Karhutla di Desa Mengkirau.