Diterlantarkan Sekitar 11 Jam, Keluarga Pasien Mengamuk Di RSUD Dumai
Kota Dumai (Riau), LPC
Pelayanan buruk kembali terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai dan kali ini dirasakan oleh seorang pasien atas nama Jhoni Lumban Tobing.
Peristiwa yang sempat menjadi viral ini terjadi pada hari Sabtu (14/01/23) dimana anak dari pasien mengamuk dan mengeluarkan kata - kata pedas pada petugas RSUD bagian pelayanan. Bahkan dari keluarga pasien sempat melampiaskan kekesalannya dengan memukul kaca bagian pelayanan yang didalamnya ada beberapa perawat.
Diketahui, pasien yang menderita sakit dibagian Limpa dan Usus mendatangi RSUD sejak dari pukul 10:00 WIB Pagi untuk mendapatkan perawatan, namun hingga malam sekitar pukul 21:00 WIB, pasien tak kunjung mendapatkan perawatan yang selayaknya harus mendapatkan tindakan medis karena saat itu kondisi pasien sudah dalam keadaan kritis.
Pihak keluarga tak sanggup lagi menahan emosi karena hampir selama 11 jam menunggu pasien untuk ditangani secara medis justru malah diterlantarkan begitu saja dengan alasan pihak RSUD yang tak jelas. Akhirnya salah seorang anak pasien dan kerabat lainnya mengamuk di ruang pelayanan RSUD.
Menurut salah seoeang anak pasien Joel Tobing mengakui bahwa pihak RSUD Dumai tidak ada memberikan pelayanan yang selayaknya diberikan terhadap pasien. Bahkan pihak RSUD dengan sengaja mempersulit pengurusan admistrasi agar pasien dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros, Pekanbaru.
"Ini memang rumah sakit sudah kelewat batas yang tidak ada memberikan pelayanan yang baik untuk orang yang membutuhkan perawatan. Karena ini masalah nyawa, apapun yang terjadi seharusnya rumah sakit cepat memberikan tindakan kepada pasien", ungkap Joel dengan emosi.
Sebelumnya memang ada Dokter yang datang, namun hanya berkata agar pasien dilakukan operasi. Padahal saat itu kondisi pasien tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi sehingga pihak keluarga menganggap keputusan Dokter tak masuk akal dan terkesan asal bicara saja seperti tidak mencerminkan kelakuan seorang Dokter yang profesional.
"Memang ada Dokter yang datang melihat sekitar pukul 16:00 WIB sore namun apa yang dikatakan oleh Dokter ini tak masuk akal dan terbilang asal ngomong dan tak memperlihatkan karakter seorang Dokter yang profesional", tambah Joel.
Akhirnya melihat situasi yang sudah tak memungkinkan lagi keluarga membawa pasien untuk berobat ke Rumah Sakit Awal Bros di Pekanbaru.
Sementara itu terkait kejadian ini saat awak media untuk melakukan konfirmasi kepada pihak RSUD Dumai tidak ada sama sekali yang memberikan keterangan kepada awak media. Semua para petinggi di RSUD Dumai saling lempar tangan dan terkesan enggan untuk memberikan keterangan kepada media.***
Kubangan Lumpur Lumpuhkan Akses Jalan Warga Kampung Baru Tandun
Rohul (Riau), LPCCurah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kamp.
Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Medan (Sumut), LPCPenyebab ledakan dahsyat yang menghancurkan sebuah ruma.
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Medan (Sumut), LPCAparat gabungan dari Polrestabes Medan, Polsek Pancur B.
Polda Sumut dan Polrestabes Medan Kawal Distribusi BBM, Pastikan Pasokan dan Pelayanan di SPBU Berjalan Lancar
Medan (Sumut), LPCPolda Sumatera Utara bersama Polrestabes Medan melakuka.
Respon Cepat Keluhan Masyarakat Ring 1, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Sumber Bau Tidak Berasal dari Operasional Kilang
Kota Dumai (Riau), LPCMenanggapi adanya keluhan bau yang disampaikan oleh.
Dugaan Kerusakan DAS Rokan Kiri di Rohul, Forum Pemuda Riau-Jakarta Dorong Bareskrim Turun Tangan
Rohul (Riau), LPCForum Mahasiswa dan Pemuda Peduli Lingkungan Riau–Jaka.








