Pencarian

IHSG Rawan Koreksi ke 6.578-6.598, Simak Rekomendasi HRUM, MDKA, hingga TPIA

Selasa, 08 September 2026 • 06:43:01 WIB
IHSG Rawan Koreksi ke 6.578-6.598, Simak Rekomendasi HRUM, MDKA, hingga TPIA
Pedagang mengamati pergerakan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2025).

LINEPERISTIWA.COM — Koreksi IHSG terjadi pada perdagangan Senin (7/9) kemarin, di mana indeks melemah 16,80 poin. Data RTI Infokom mencatat total transaksi mencapai Rp 13,71 triliun dengan volume saham diperdagangkan sebanyak 37,02 miliar lembar.

Sentimen pasar terbelah. Sebanyak 281 saham berhasil menguat, sementara 332 saham lainnya terkoreksi dan 179 saham stagnan. Tekanan jual mendominasi pergerakan indeks pada awal pekan.

Dua Skenario Pergerakan IHSG Hari Ini

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG berada di fase akhir wave v dari wave (c) dalam skenario terburuk. Kondisi ini membuka peluang indeks untuk melanjutkan koreksi ke area 6.578-6.598.

"Dalam skenario terburuk, IHSG sudah berada di akhir wave v dari wave (c), sehingga rawan terkoreksi ke area 6.578-6.598," ujar Herditya dalam riset hariannya, Selasa (8/9).

Herditya memproyeksikan IHSG hari ini bergerak pada rentang support 6.561 dan 6.476, dengan resistance di level 6.705 dan 6.755. Ia merekomendasikan sejumlah saham yang berpotensi menguat, yakni HRUM, INKP, MDKA, dan TPIA.

Peluang Rebound Jika Support 6.569 Bertahan

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks masih berada dalam fase koreksi jangka pendek. Meski demikian, peluang rebound tetap terbuka selama support terdekat mampu bertahan.

"Jika IHSG menembus ke bawah level 6.569, koreksi diperkirakan berlanjut mendekati garis SMA-20. Namun, rebound bisa terjadi lebih cepat apabila support 6.569 tetap bertahan," jelas Ivan.

Ivan memproyeksikan level support IHSG hari ini berada di 6.569, 6.496, 6.376, dan 6.230. Sementara itu, resistance diprediksi menguji level 6.835, 6.916, dan 7.071. Saham rekomendasinya meliputi ADMR, BMRI, dan BRPT.

Level Kunci yang Perlu Dicermati Investor

Dari kedua analis tersebut, level 6.569 menjadi titik krusial yang menentukan arah pergerakan IHSG jangka pendek. Jika level ini ditembus ke bawah, potensi koreksi lebih dalam menuju area 6.496-6.561 terbuka lebar.

Sebaliknya, bila support 6.569 mampu bertahan, peluang rebound menuju resistance 6.705-6.835 masih dimungkinkan terjadi. Investor disarankan mencermati pergerakan saham sektor energi dan perbankan yang menjadi motor utama pergerakan indeks.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow lineperistiwa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks