Pencarian

Status Darurat Karhutla di 4 Wilayah Kerja Migas, SKK Migas Minta Kontraktor Siaga

Jumat, 28 Agustus 2026 • 10:03:01 WIB
Status Darurat Karhutla di 4 Wilayah Kerja Migas, SKK Migas Minta Kontraktor Siaga
Empat wilayah kerja Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah SKK Migas berstatus tanggap darurat karhutla.

LINEPERISTIWA.COM — Empat wilayah kerja Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah SKK Migas kini berstatus tanggap darurat karhutla. Data ini termuat dalam laporan harian Kelompok Kerja K3LL Divisi Penunjang Operasi SKK Migas yang dipantau langsung oleh Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto.

Dari total 90 wilayah kerja yang dipantau, sebanyak 61 wilayah (68%) berada dalam status aman. Wilayah berstatus waspada tercatat 19 wilayah (21%), menyusul enam wilayah (7%) dalam status siaga, dan empat wilayah (4%) berstatus tanggap darurat.

Angka tanggap darurat ini sebenarnya menunjukkan perbaikan. Sehari sebelumnya, pada 25 Agustus 2026, tercatat enam wilayah yang berstatus tanggap darurat. Artinya, ada dua wilayah yang berhasil ditingkatkan statusnya dalam kurun waktu 24 jam.

Lokasi Rawan dan Imbauan SKK Migas

Meski jumlah wilayah tanggap darurat menurun, SKK Migas tidak ingin lengah. Lembaga ini menginstruksikan seluruh perwakilan daerah dan tim K3LL di lapangan untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan.

Langkah ini dinilai krusial, tidak hanya untuk keselamatan para pekerja di lokasi operasi, tetapi juga untuk menjaga kelancaran produksi migas nasional. Gangguan operasional akibat karhutla bisa berdampak pada target produksi yang sudah ditetapkan.

Dinamika Status di Lapangan

Perubahan status dari siaga menjadi tanggap darurat atau sebaliknya merupakan hal yang dinamis di lapangan. Kondisi ini sangat bergantung pada perkembangan cuaca, upaya pemadaman, serta luasan area yang terbakar di sekitar wilayah operasi.

SKK Migas terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat. Fokus utamanya adalah mencegah meluasnya kebakaran yang bisa mengganggu aktivitas hulu migas di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan masih adanya wilayah berstatus siaga dan waspada, potensi peningkatan status tetap terbuka. Karena itu, kewaspadaan seluruh pihak di lapangan menjadi kunci utama dalam menghadapi musim rawan karhutla ini.

Sumber: dunia-energi.com

Follow lineperistiwa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks