Penerbitan obligasi senilai USD1,5 miliar itu merupakan aksi korporasi internasional pertama Danantara sejak resmi beroperasi. Dengan asumsi kurs Rp17.850 per dolar AS, nilai emisi setara Rp27 triliun. Citi Indonesia tidak hanya mengawal penerbitan surat utang, tetapi juga berperan sebagai Mandated Lead Arranger untuk fasilitas sindikasi pinjaman berjangka tiga tahun senilai USD1 miliar bagi Danantara.
Keterlibatan Citi dalam aksi korporasi perdana ini menegaskan posisi bank global tersebut sebagai jembatan antara institusi investasi nasional dan pasar modal internasional. CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi, menyatakan kekuatan basis investor di berbagai pusat finansial dunia menjadi alasan utama pihaknya siap memfasilitasi kebutuhan penghimpunan dana Danantara.
"Kalau keterlibatan Citi, ya karena kami bank berskala global. Tentu kalau ada inisiatif ke depan yang akan dilakukan bersama Danantara, penekanan kami adalah membuka jalur ke pasar global melalui kekuatan basis investor di Amerika Serikat, Eropa, hingga Asia," ujar Batara dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Peran Ganda Citi di Balik Aksi Korporasi Perdana Danantara
Sebagai Joint Lead Manager dan Bookrunner, Citi Indonesia bertanggung jawab mengatur struktur penerbitan obligasi dan memastikan penempatan surat utang kepada investor institusional. Peran ganda sebagai Mandated Lead Arranger untuk fasilitas pinjaman sindikasi menunjukkan kedalaman hubungan perbankan korporasi Citi dengan Danantara.
Kapabilitas Corporate Banking Citi menjadi modal utama dalam mengawal dua instrumen pembiayaan sekaligus. Jaringan global bank ini memungkinkan Danantara menjangkau investor di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia secara bersamaan dalam satu waktu penerbitan.
Fasilitas Pinjaman Sindikasi Senilai USD1 Miliar
Selain penerbitan obligasi, Citi Indonesia turut mengatur fasilitas pinjaman berjangka tiga tahun senilai USD1 miliar. Fasilitas sindikasi ini memberikan fleksibilitas pembiayaan tambahan bagi Danantara di luar instrumen surat utang.
Kombinasi antara penerbitan obligasi dan fasilitas pinjaman menunjukkan strategi pembiayaan ganda yang dijalankan Danantara untuk mengoptimalkan struktur modal. Langkah ini lazim dilakukan oleh perusahaan investasi berskala besar untuk mendapatkan biaya dana yang kompetitif.
Ujian Perdana Danantara di Pasar Global
Penerbitan obligasi global perdana ini menjadi tolok ukur kepercayaan investor internasional terhadap kredibilitas Danantara sebagai pengelola aset negara. Keberhasilan emisi akan menentukan arah strategi pendanaan Danantara untuk ekspansi investasi berikutnya.
Dukungan penuh Citi Indonesia melalui jaringan globalnya diharapkan mampu menarik minat investor institusional besar. Kehadiran bank asal Amerika Serikat ini memberikan sinyal positif bagi pasar bahwa penerbitan obligasi Danantara telah melalui proses due diligence yang ketat sesuai standar internasional.
Investasi mengandung risiko. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil yang sama di masa depan.