Meranti (Riau), LPC
Pemantauan kawasan lahan kosong dan tanah gambut di Desa Baran Melintang, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, terus dilakukan sebagai langkah mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Upaya tersebut dilakukan Babinsa Koramil 06/Merbau Pratu Hutagalung melalui patroli wilayah rawan, Sabtu (3/10/2026).
Patroli yang dilaksanakan mulai sekira pukul 09.40 WIB itu menyasar sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi Karhutla, terutama lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat. Selain memantau kondisi wilayah, kegiatan juga menjadi sarana untuk mengingatkan warga agar ikut menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
Pratu Hutagalung dalam kegiatan tersebut memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membakar lahan dan hutan. Imbauan disampaikan sebagai langkah pencegahan agar aktivitas masyarakat tidak menimbulkan kebakaran yang dapat meluas.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pencegahan perlu dilakukan bersama karena lahan gambut memiliki potensi mudah terbakar," ujar Pratu Hutagalung.
Selain menyampaikan sosialisasi, patroli juga dilakukan dengan mengecek sejumlah wilayah rawan serta memantau kondisi sumber air yang tersedia di sekitar kawasan. Embung dan kanal menjadi bagian yang diperiksa untuk memastikan kesiapan sumber air apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan Karhutla.
Menurut Pratu Hutagalung, pemantauan secara berkala diperlukan untuk mengetahui perkembangan kondisi wilayah, terutama pada kawasan lahan kosong dan gambut yang menjadi perhatian dalam pencegahan Karhutla.
"Patroli ini merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan. Kami terus memantau wilayah rawan dan mengecek sumber air seperti embung maupun kanal agar kondisi di lapangan tetap terpantau," katanya.
Dari hasil patroli di wilayah Desa Baran Melintang, tidak ditemukan titik api maupun asap. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar, sementara kondisi kawasan rawan Karhutla tetap dimonitor untuk mengantisipasi munculnya potensi kebakaran.