Pencarian

Abu Vulkanik Mereda, Bandara Soetta-Halim-Husein Beroperasi Lagi

Selasa, 08 September 2026 • 06:23:32 WIB
Abu Vulkanik Mereda, Bandara Soetta-Halim-Husein Beroperasi Lagi
Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara kembali beroperasi setelah Notam diterbitkan AirNav Indonesia pada Selasa dini hari.

LINEPERISTIWA.COM — Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara di Bandung resmi kembali beroperasi. Keputusan ini diambil setelah otoritas penerbangan memastikan kondisi sisi udara dan sisi darat aman untuk mendukung aktivitas pesawat terbang.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mengatakan status resumed operations tertuang dalam Notice to Air Missions (Notam) yang diterbitkan AirNav Indonesia. Notam untuk Soekarno-Hatta terbit pukul 00.30 WIB, disusul Halim Perdanakusuma pada 00.40 WIB, dan Husein Sastranegara pada 00.42 WIB.

"Fasilitas sisi udara dan sisi darat ketiga bandara siap kembali melayani penerbangan. Seluruh personel operasi dan layanan bandara juga dipastikan siap," ujar Arie dalam keterangan resmi, Selasa (8/9).

Runway Dibersihkan dan Diuji Sebelum Dibuka

Sebelum membuka kembali operasional, petugas menjalankan prosedur pembersihan abu vulkanik di area apron, taxiway, dan runway. Selain itu, dilakukan uji kekesatan atau friction test di landasan pacu untuk memastikan fasilitas memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Proses ini menjadi langkah krusial karena abu vulkanik dapat mengurangi daya cengkeram ban pesawat di permukaan runway, terutama saat pendaratan. Dengan uji tersebut, bandara memastikan landasan pacu layak digunakan kembali.

Penerbangan Diatur Bertahap demi Keselamatan

General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menambahkan pembukaan kembali operasional dilakukan secara bertahap. Pihaknya menerapkan Air Traffic Flow Management (ATFM) sebagai strategi pengendalian arus lalu lintas penerbangan pada fase awal pemulihan.

"Pengaturan ini diperlukan agar arus keberangkatan dan kedatangan dapat kembali berjalan dengan aman dan tertib, sekaligus memungkinkan kapasitas operasional bandara dipulihkan secara bertahap," terang Heru.

Pengaturan arus penerbangan ini mempertimbangkan kondisi lapangan, termasuk kebutuhan mempercepat keberangkatan pesawat yang sebelumnya terdampak penutupan. Kapasitas apron juga akan dikembalikan secara bertahap agar tidak terjadi penumpukan pesawat.

Koordinasi Transportasi Publik dan Imbauan ke Penumpang

Manajemen Bandara Soekarno-Hatta telah berkoordinasi dengan seluruh operator transportasi publik untuk memastikan ketersediaan armada. Langkah ini ditempuh agar mobilitas penumpang dari dan menuju bandara tetap lancar di tengah pemulihan operasional.

Calon penumpang diminta memantau status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara. Pasalnya, masih ada penyesuaian jadwal akibat dampak penutupan sebelumnya.

Penutupan tiga bandara ini merupakan respons cepat terhadap erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebarkan abu vulkanik ke wilayah udara Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Langkah serupa juga pernah diambil otoritas penerbangan saat erupsi Gunung Raung dan Gunung Semeru beberapa tahun lalu demi menjaga keselamatan penerbangan.

Sumber: voi.id

Follow lineperistiwa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks