Pencarian

Tesla Cybercab Resmi Meluncur, Robotaxi Tanpa Setir Mulai Diproduksi

Sabtu, 05 September 2026 • 07:42:31 WIB
Tesla Cybercab Resmi Meluncur, Robotaxi Tanpa Setir Mulai Diproduksi
Tesla resmi memperkenalkan Cybercab, robotaxi tanpa setir dan pedal yang mengandalkan sistem otonom penuh, dalam acara "We, Robot" di Burbank, California.

LINEPERISTIWA.COM — Setelah penundaan panjang sejak pertama kali dikonsepkan pada 2016, Tesla akhirnya memperkenalkan Cybercab secara resmi. Mobil ini sama sekali tidak memiliki setir maupun pedal, mengandalkan sistem otonom penuh (Full Self-Driving) untuk beroperasi sebagai taksi tanpa awak. Peluncuran dilakukan pada acara bertajuk "We, Robot" yang digelar di Warner Bros. Studios, Burbank, California.

Bukan Sekadar Mobil Listrik, tapi Layanan Transportasi

Cybercab dirancang bukan untuk dijual sebagai kendaraan pribadi biasa. Tesla memosisikannya sebagai armada robotaxi yang dikelola lewat aplikasi, mirip layanan ride-hailing namun tanpa pengemudi. Dengan biaya operasional diperkirakan sekitar USD 0,20 per mil—jauh di bawah biaya kepemilikan mobil pribadi—Tesla menyebut tarifnya nanti bisa lebih murah dari tiket bus kota di beberapa wilayah Amerika Serikat.

Secara desain, Cybercab mengambil bahasa styling yang sama dengan Cybertruck: bodi tajam, material eksterior dari baja anti karat, dan minim ornamen. Namun dimensinya lebih ringkas karena hanya muat dua penumpang. Tidak ada kaca spion, tidak ada wiper konvensional yang menonjol, dan kabinnya hanya berisi dua kursi plus layar sentral besar.

Mengisi Daya Tanpa Colokan

Salah satu keunggulan teknis yang ditekankan Tesla adalah pengisian daya induktif. Cybercab tidak memiliki port pengisian konvensional; baterainya diisi melalui pad nirkabel di lantai. Pendekatan ini menghilangkan kebutuhan manusia untuk mencolokkan kabel, mempercepat waktu antar-jemput armada di depot pengisian.

Tesla belum merilis detail spesifikasi baterai maupun jarak tempuh resmi, tetapi menyebut efisiensi energi Cybercab menjadi prioritas utama. Target produksi massal disebut akan berjalan hingga 2026, dengan harga jual mulai di bawah USD 30.000 atau sekitar Rp 480 juta jika menggunakan kurs estimasi Rp 16.000.

Robovan dan Optimus Ikut Meriahkan Panggung

Selain Cybercab, Tesla juga memamerkan Robovan—kendaraan otonom berkapasitas hingga 20 penumpang untuk angkutan massal—serta robot humanoid Optimus yang berjalan di antara pengunjung. Optimus disebut akan diproduksi massal dengan target harga USD 20.000 hingga USD 30.000 per unit, jauh lebih murah dari perkiraan awal.

Peluncuran ini menjadi sinyal bahwa Tesla tidak lagi sekadar menjual mobil, melainkan membangun ekosistem transportasi otonom terintegrasi. Namun, regulator di berbagai negara masih menjadi tantangan terbesar sebelum Cybercab benar-benar bisa beroperasi di jalan umum.

Regulasi dan Target Operasional

Elon Musk menargetkan layanan robotaxi berbasis Cybercab dapat beroperasi di California dan Texas sebelum 2027, menunggu persetujuan regulasi. Saat ini, sistem Full Self-Driving Tesla masih berstatus supervised di Amerika Serikat, artinya pengemudi tetap wajib waspada di belakang kemudi—kendala yang harus diselesaikan sebelum mode tanpa setir bisa dilegalkan.

Di luar Amerika Utara, persetujuan untuk kendaraan tanpa setir diperkirakan memakan waktu lebih lama. Pasar Eropa dan Asia, termasuk Indonesia, masih memiliki regulasi yang mewajibkan keberadaan setir dan pedal pada kendaraan yang beroperasi di jalan raya.

Sumber: pluang.com

Follow lineperistiwa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks