Pencarian

Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 11 September 2026, Ini Daftarnya

Jumat, 11 September 2026 • 06:42:31 WIB
Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 11 September 2026, Ini Daftarnya
Petugas melayani pengisian BBM non-subsidi di SPBU Pertamina.

LINEPERISTIWA.COMParagraf pembuka: PT Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga empat produk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi per awal September 2026. Penyesuaian ini menyasar Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95, sementara Pertamax 92 dan Pertalite tidak berubah. Perbedaan harga antarwilayah membuat besaran tarif di SPBU bisa berbeda dari satu daerah ke daerah lain.

Rincian Kenaikan Harga per Produk

Mengutip laman MyPertamina, kenaikan terbesar terjadi pada Pertamina Dex yang melompat dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter. Produk diesel lain, Dexlite, juga naik cukup tajam dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter.

Di segmen bensin beroktan tinggi, Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter. Sementara Pertamax Green 95 mengalami kenaikan dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter.

  • Pertamina Dex: Rp21.150 ? Rp25.200 per liter
  • Dexlite: Rp19.700 ? Rp23.700 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp18.300 ? Rp19.600 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp16.600 ? Rp19.150 per liter

Alasan Pertamina Menyesuaikan Harga

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan penyesuaian hanya berlaku pada sebagian produk non-subsidi. Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 disebut tidak ikut disesuaikan meski data MyPertamina menunjukkan sebaliknya untuk Pertamax Green 95.

"Penyesuaian harga dilakukan hanya sebagian produk BBM Non Subsidi yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sedangkan produk BBM Non Subsidi lainnya seperti Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga. Hal ini dilakukan dengan memperhatikan keekonomian, daya beli dan kondisi sosial masyarakat," ujar Kitty, dikutip Selasa (1/9/2026).

Pertamina menyebut faktor keekonomian, daya beli, dan kondisi sosial masyarakat jadi pertimbangan utama. Artinya, harga tidak semata mengikuti pergerakan minyak dunia, tetapi juga daya serap konsumen di dalam negeri.

Siapa yang Paling Terdampak

Kenaikan ini paling terasa bagi pengguna kendaraan diesel, terutama pemilik mobil pribadi dan pelaku usaha yang mengandalkan armada niaga. Selisih Rp4.050 per liter pada Pertamina Dex dan Rp4.000 per liter pada Dexlite langsung menambah biaya operasional harian.

Untuk pengendara bensin beroktan tinggi, kenaikan Pertamax Turbo sekitar Rp1.300 per liter dan Pertamax Green 95 sekitar Rp2.550 per liter. Konsumen yang sensitif terhadap harga masih bisa beralih ke Pertamax 92 atau Pertalite yang tidak mengalami perubahan.

Harga Berlaku Sejak 1 September 2026

Penyesuaian ini mulai berlaku Selasa (1/9/2026) dan sudah terpantau di laman resmi MyPertamina per Jumat (11/9/2026). Besaran harga di SPBU tetap berbeda antarwilayah, sehingga pembeli disarankan mengecek langsung sebelum mengisi bahan bakar.

Langkah Pertamina menahan harga Pertamax 92 dan Pertalite menunjukkan upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan biaya. Bagi konsumen, keputusan beralih ke produk yang tidak naik menjadi pilihan paling praktis menghadapi penyesuaian kali ini.

Sumber: inews.id

Follow lineperistiwa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks