AS Hantam 13.000 Target Militer Iran dalam 38 Hari Perang
LINEPERISTIWA.COM — Militer Amerika Serikat mengklaim telah menghantam lebih dari 13.000 target militer Iran selama 38 hari misi tempur sejak perang pecah pada 28 Februari 2026. Gempuran masif itu nyatanya tak membuat serangan balasan Iran surut, dengan pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah terus dibombardir rudal dan drone. Kepala Staf Angkatan Udara AS Ken Wilsbach mengungkap personelnya menghadapi sekitar 1.200 peringatan serangan selama periode tersebut.
Kepala Staf Angkatan Udara AS Ken Wilsbach mengungkapkan bahwa personel Amerika yang bertugas di pangkalan militer kawasan tersebut menghadapi sekitar 1.200 peringatan serangan rudal dan drone Iran. Militer AS menyebut ancaman itu dengan istilah "Peringatan Merah".
Dampak Serangan ke Operasional Pangkalan AS
Serangan balasan Iran berdampak langsung terhadap operasional pangkalan AS. Wilsbach menyatakan personelnya harus memperbaiki landasan pacu sebanyak 48 kali akibat kerusakan yang ditimbulkan.
Selain perbaikan landasan, personel AS juga melakukan lebih dari 400 kali penyapuan untuk membersihkan amunisi yang belum meledak di area pangkalan. Pekerjaan itu dilakukan di tengah ancaman serangan susulan yang terus berdatangan.
"Serangan-serangan tersebut berdampak langsung terhadap operasional pangkalan AS," kata Wilsbach dalam keterangannya.
Iran Klaim Lumpuhkan Pangkalan AS di Teluk
Di sisi lain, Iran mengklaim tidak ada satu pun pangkalan militer AS di kawasan Teluk yang beroperasi setelah diserang. Klaim itu disampaikan Teheran sebagai bantahan atas narasi kemenangan yang digaungkan Washington.
Perang yang memasuki hari ke-38 ini menunjukkan bahwa keunggulan jumlah serangan tidak serta-merta melumpuhkan kemampuan balasan lawan. Pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah masih menjadi sasaran rutin rudal dan drone Iran sejak konflik meletus.
Hingga kini, belum ada laporan resmi soal jumlah korban dari kedua pihak. Yang jelas, operasi tempur AS terhadap Iran belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir dalam waktu dekat.