Kapolda Jambi Kunker Di Tiga Kabupaten Tanpa Pengawal
Jambi, Lineperistiwa.com -|Jenderal Bintang Dua Irjen Pol Rusdi Hartono memilih untuk tidak ingin adanya pengawalan pada saat dirinya melakukan kunjungan kerja di tiga Kabupaten yang ada di Provinsi Jambi.
Menempuh jarak kurang lebih 10 jam menggunakan kendaraan roda empat untuk sampai ke Kabupaten Kerinci, Kapolda Jambi malah tidak mau dirinya dikawal dengan mobil pengawalan.
Itu dilakukan Kapolda Jambi karena dirinya merupakan bagian dari masyarakat yang tidak ada perlakuan istimewa untuk melewati jalan raya dan mengganggu para pengguna jalan lainnya dengan iring-iringan pada saat dirinya lewat.
Sama seperti masyarakat pengguna jalan lainnya, Jenderal Bintang Dua tersebut mengikuti peraturan lalu lintas dimana pada saat melewati lampu merah, ia tetap mengikuti peraturan lalu lintas dengan berhenti pada saat lampu merah menyala.
Tidak hanya itu saja, sempat terjadi kemacetan panjang di ruas jalan Kabupaten Batanghari, Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Batanghari, Sarolangun hingga ke Kerinci dirinya turut terjebak macet hingga lima jam lebih pada saat akan menuju ke Kabupaten Sarolangun.
Saat diwawancarai, Kapolda Jambi menyebutkan bahwa Polisi adalah pelayan masyarakat yang mana tugas kita melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Sebagai pelayan masyarakat, kita harus ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakat.
"Dengan tidak adanya mobil pengawalan artinya kita sama-sama pengguna jalan dan tidak minta dibedakan", ujarnya.
Selain itu, Jenderal Bintang Dua itu juga menyebutkan bahwa saat ini Polda Jambi terus melakukan pelayanan yang terbaik buat masyarakat dan saat ini Polri di tengah masyarakat mengalami penurunan tingkat kepercayaan. Maka dari itu kita harus mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
"Harapan kita semoga Polri kedepannya lebih baik lagi, khususnya Polda Jambi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat", pungkas Irjen Pol Rusdi Hartono.***Anton Kelana
Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur Gegerkan Desa Koto Tandun, Warga Minta APH Bertindak Tegas
Rohul (Riau), LPCDugaan tindak pidana pelecehan terhadap anak di bawah um.
Respon Cepat CC 110, Polsek Siantar Marihat Pertemukan Anak 6 Tahun Terpisah Dengan Orangtuanya di Jalan Durian
Pematang Siantar (Sumut), LPCPolres Pematangsiantar melalui personil pike.
Diduga Tanpa Izin, Disinyalir Rit dan AR Bebas Menggarap Hutan di Sungai Sembilan
Kota Dumai (Riau), LPCMaraknya perambahan hutan di Kecamatan Sungai Sembi.
Bantah Isu Kabur, Kades Sinama Nenek Jelaskan Status Hukum dan Kepergiannya
Rohul (Riau), LPCMenanggapi pemberitaan yang beredar luas dengan judul "D.
Diduga Membangkang Kebijakan Negara, Miswan Minta Gerindra Evaluasi Anggota DPRD Rohul
Rohul (Riau), LPCKetua LSM KOREK Riau, Miswan, mendesak Partai Gerindra u.
Gerakan Pemuda Sosial (GPS-PALAS) Geruduk Kantor Kejari, Hentikan Seluruh Aktivitas PT DNS di Kawasan Hutan yang Sudah Ditertibkan
Palas (Sumut), LPCSejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda .








