Bocornya Pembuangan Limbah Pabrik Sawit PTPN V PKS Tandun, APM Yuneco Berikan Keterangan Berbeda
Kampar (Riau), Lineperistiwa.com
Pipa pembuangan limbah pabrik kelapa sawit, PTPN V PKS Tandun, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau alami kerusakan dan kebocoran, sehingga mengakibatkan limbah mengalir deras keluar melalui pipa yang mengalami kerusakan, pada Kamis (07/04/2022).
Berdasarkan bukti dari video saat terjadinya peristiwa tersebut, menunjukkan bahwa lokasi kejadian pipa pembuangan limbah yang bocor didekat pompa sungai dekat jembatan dan dipinggir jalan raya.
Video yang berdurasi 46 detik tersebut menunjukkan bahwa limbah berwarna hitam dengan aroma yang sangat menyengat mengalir dengan sangat deras, keluar melalui pipa pembuangan yang mengalami kerusakan.
"Pipa limbah bocor, dekat pompa sungai, jalan raya dekat jembatan," demikian suara yang terdengar dalam video itu.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya menyampaikan kepada Awak Media bahwa peristiwa bocornya limbah pembuangan pabrik kelapa sawit diperkirakan terjadi mulai tengah malam saat hujan lebat.
"Kejadian pipa limbah yang bocor itu diperkirakan tengah malam pak, saat hujan tengah malam," ungkapnya.
Selanjutnya Tim Awak Media datang ke PKS Tandun dengan tujuan untuk konfirmasi terkait hal tersebut, pada Sabtu (09/04/2022) siang.
Namun APM PKS Tandun Yuneco justru memberikan keterangan yang berbeda dan terkesan berbelit-belit kepada Awak Media. Dirinya menjelaskan bahwa kebocoran pipa pembuangan limbah pabrik itu terjadi tidak sampai satu jam, kemudian langsung diperbaiki.
"Kebocoran pipa pembuangan limbah terjadi tidak sampai satu jam Pak, kemudian langsung kami perbaiki," jelasnya.
Padahal berdasarkan keterangan saksi yang melintas di lokasi kejadian menyampaikan bahwa saat dirinya melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 07.15 WIB, dan saat itu belum ada yang memperbaiki. Sedangkan perbaikan pipa yang bocor baru dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB.
Menurutnya hal ini sangat berbahaya terhadap lingkungan, karena kejadian bocornya pipa pembuangan limbah ini terjadi dipinggir sungai Tapung.
"Ini sangat berbahaya, limbah berwarna hitam dengan aroma yang sangat menyengat. Jika hujan dipastikan limbah tersebut dapat masuk ke sungai, tentu dapat mencemari sungai dan lingkungan serta merusak ekosistem disekitarnya," pungkasnya. (***Tim)
Kubangan Lumpur Lumpuhkan Akses Jalan Warga Kampung Baru Tandun
Rohul (Riau), LPCCurah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kamp.
Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Medan (Sumut), LPCPenyebab ledakan dahsyat yang menghancurkan sebuah ruma.
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Medan (Sumut), LPCAparat gabungan dari Polrestabes Medan, Polsek Pancur B.
Polda Sumut dan Polrestabes Medan Kawal Distribusi BBM, Pastikan Pasokan dan Pelayanan di SPBU Berjalan Lancar
Medan (Sumut), LPCPolda Sumatera Utara bersama Polrestabes Medan melakuka.
Respon Cepat Keluhan Masyarakat Ring 1, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Sumber Bau Tidak Berasal dari Operasional Kilang
Kota Dumai (Riau), LPCMenanggapi adanya keluhan bau yang disampaikan oleh.
Dugaan Kerusakan DAS Rokan Kiri di Rohul, Forum Pemuda Riau-Jakarta Dorong Bareskrim Turun Tangan
Rohul (Riau), LPCForum Mahasiswa dan Pemuda Peduli Lingkungan Riau–Jaka.








