Seorang Warga Asal Riau Ditemukan Tewas Diterkam Harimau
Muaro Jambi, Lineperistiwa.com
Masyarakat Desa Betung Kecamatan Kumpeh Ilir Kabupaten Muaro Jambi pada hari Minggu (28/03/2022) kemarin dihebohkan dengan adanya penemuan mayat diduga tewas diterkam harimau.
Binatang buas yang satu ini kerap muncul di daerah pemukiman warga dan menerkam manusia. Tidak hanya di Muaro Jambi, ditempat lain seperti Merangin salah satunya juga sempat heboh atas kejadian itu.
Baru-baru ini juga di kabarkan, di kawasan kabupaten Muaro Jambi ditemukan satu orang mayat di dalam hutan dengan kondisi mengenaskan.
informasinya, pria berinisial F ini tewas di serang harimau saat sedang beristirahat di hutan.
Hal ini turut dibenarkan Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja melalui Kasi Humas AKP Amradi, SE saat dikonfirmasi awak media ini (Senin, 28/03/2022)
Kapolres mengatakan, penemuan mayat tersebut berada di HPH Ex PT PDIW Desa Betung Kecamatan Kumpeh Ilir Kabupaten Muaro Jambi pada hari Minggu (28/03/2022) lalu.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Kumpeh Ilir AKP Dedi Subandi langsung melakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Muaro Jambi untuk bersama-sama ke tempat lokasi kejadian.
Kapolsek Kumpeh Ilir Dedi Subandi melalui Kasi Humas menjelaskan, bahwa jenazah yang ditemukan itu berinisial F (42) dimana dari indentitas yang didapat di lokasi, korban beralamat di jalan Manggis nomor 45 RT 001/002 Desa Perawang Barat Kecamatan Tualang Provinsi Riau.
Sementara itu, dari keterangan para saksi yang merupakan teman kerja korban mengatakan, awalnya korban bersama tiga orang rekan kerjanya sedang beristirahat di dalam kawasan hutan EX HPH PT PDIW, yang berada di Desa Betung Kecamatan Kumpeh Ilir, tepatnya di hari Jumat (25/03).
Posisi korban F saat itu sedang bersama dengan satu rekan kerjanya yang berada tidak jauh dari lokasi eksavator yang mana pada saat itu dua teman kerja korban yang lain sedang berada di eksavator untuk beristirahat.
Teman kerja korban yang ada di eksavator melihat ada seekor harimau berjalan mendekati arah korban F yang saat itu sedang berdiri.
Rekan kerja korban yang berada diatas eksavator langsung berteriak kearah korban dengan berkata "Di depan Ada Harimau,.......Awas..".
Mendengar teriakan tersebut, teman kerja korban langsung berlari ke arah eksavator, sedangkan korban F sendiri berlari kearah semak belukar (hutan.red)
Menurut keterangan teman kerja korban, dia melihat harimau tersebut bergerak mengejar korban yang sedang berlari ke arah hutan.
Teman korban hanya mendengar satu kali teriakan dari korban F, dan selanjutnya tidak mendengarkan lagi suara dari korban F", tukasnya.
Pada hari Sabtu (26/03/22), 3 (tiga) orang saksi tersebut mendatangi pemukiman warga untuk meminta pertolongan.
Hal ini dikarenakan tidak adanya sinyal, sehingga para saksi tidak bisa mengabarkan peristiwa tersebut.
Dari hasil indentifikasi Olah Tempat Kejadian Perkara Polsek Kumpeh Ilir yang di back up Satreskrim Polres Muaro Jambi, bahwa benar di tempat kejadian ditemukan sesosok mayat dalam kondisi sudah membusuk.
Dari hasil pemeriksaan, korban meninggal akibat dilukai oleh hewan buas berupa harimau. Ditempat kejadian juga ditemukan tengkorak kepala korban yang berada tidak jauh dari tubuh korban.
Kemudian, jenazah di evakuasi dari hutan dan pihak keluarga korban F pun menerima atas kejadian tersebut serta membuat surat untuk tidak dilakukan Autopsi.
Saat ini jenazah sudah dibawa keluarga korban menuju rumah duka di Provinsi Riau. (Anton.H)
Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur Gegerkan Desa Koto Tandun, Warga Minta APH Bertindak Tegas
Rohul (Riau), LPCDugaan tindak pidana pelecehan terhadap anak di bawah um.
Respon Cepat CC 110, Polsek Siantar Marihat Pertemukan Anak 6 Tahun Terpisah Dengan Orangtuanya di Jalan Durian
Pematang Siantar (Sumut), LPCPolres Pematangsiantar melalui personil pike.
Diduga Tanpa Izin, Disinyalir Rit dan AR Bebas Menggarap Hutan di Sungai Sembilan
Kota Dumai (Riau), LPCMaraknya perambahan hutan di Kecamatan Sungai Sembi.
Bantah Isu Kabur, Kades Sinama Nenek Jelaskan Status Hukum dan Kepergiannya
Rohul (Riau), LPCMenanggapi pemberitaan yang beredar luas dengan judul "D.
Diduga Membangkang Kebijakan Negara, Miswan Minta Gerindra Evaluasi Anggota DPRD Rohul
Rohul (Riau), LPCKetua LSM KOREK Riau, Miswan, mendesak Partai Gerindra u.
Gerakan Pemuda Sosial (GPS-PALAS) Geruduk Kantor Kejari, Hentikan Seluruh Aktivitas PT DNS di Kawasan Hutan yang Sudah Ditertibkan
Palas (Sumut), LPCSejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda .








