Sekolah Kedinasan Perhubungan Darat 2026: 5 Kampus dan Program Studinya

Lima kampus di bawah Kemenhub membuka program studi perhubungan darat untuk penerimaan taruna tahun akademik 2026/2027.
Penulis:
Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:16:31 WIB

Jakarta - Lulusan SMA, MA, atau SMK yang berminat berkarier di sektor transportasi bisa mempertimbangkan sekolah kedinasan Kemenhub. Untuk tahun akademik 2026/2027, lima dari 12 kampus kedinasan Kemenhub membuka program studi khusus bidang perhubungan darat.

5 Sekolah Kedinasan Perhubungan Darat Kemenhub 2026/2027

Dari 12 sekolah kedinasan Kemenhub yang membuka penerimaan calon taruna pola pembibitan tahun akademik 2026/2027, terdapat lima kampus yang menyediakan program studi terkait perhubungan darat, mulai dari transportasi darat, manajemen transportasi jalan, teknologi otomotif, hingga teknologi perkeretaapian:

  • Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD (PTDI-STTD)
  • Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal
  • Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
  • Politeknik Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang
  • Kampus Kemenhub lainnya yang memiliki program terkait transportasi darat sesuai pola pembibitan 2026/2027

Program Studi dan Jurusan SMA/SMK yang Diterima

PTDI-STTD: membuka D4 Transportasi Darat dan D3 Manajemen Transportasi Jalan. Terbuka untuk lulusan SMA/MA IPA atau IPS, serta SMK/MAK bidang Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Elektronika, Teknik Komputer dan Informatika, Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Energi Terbarukan, dan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.

PKTJ Tegal: membuka D4 Rekayasa Sistem Transportasi Jalan untuk lulusan SMA/MA IPA/IPS dan SMK dari berbagai bidang seperti Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Mekatronika, Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim, Teknik Geospasial, Desain Komunikasi Visual, hingga Bisnis dan Pemasaran.

PPI Madiun: membuka D3 Teknologi Elektro Perkeretaapian, D3 Manajemen Transportasi Perkeretaapian, D3 Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian, serta D3 Teknologi Mekanika Perkeretaapian, dengan syarat jurusan SMA IPA/IPS atau SMK teknik yang bervariasi tergantung program studi.

Poltektrans SDP Palembang: membuka D3 Manajemen Transportasi Jalan dan D3 Teknologi Otomotif untuk lulusan SMA/MA IPA/IPS dan SMK bidang teknik mesin, otomotif, elektronika, ketenagalistrikan, energi terbarukan, dan teknologi informasi.

Syarat Umum Sekolah Kedinasan Kemenhub

  • Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2026
  • Memenuhi persyaratan nilai yang ditetapkan
  • Sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba
  • Ketajaman penglihatan normal, tidak buta warna parsial maupun total
  • Tinggi badan minimal 160 cm untuk laki-laki (ketentuan perempuan menyesuaikan pengumuman resmi)

Cara Daftar Sekolah Kedinasan Kemenhub

Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi sipencatar.kemenhub.go.id, dengan langkah: membuat akun sesuai mekanisme pendaftaran, mengisi data diri, memilih sekolah dan program studi, mengunggah dokumen persyaratan, memeriksa kembali data, mengirimkan pendaftaran, lalu menunggu verifikasi administrasi dan mengikuti tahapan seleksi berikutnya sesuai jadwal SSCASN.

Calon peserta disarankan tidak hanya melihat nama kampus, tapi memeriksa persyaratan jurusan SMA/SMK pada program studi yang dipilih, karena satu kampus bisa memiliki beberapa program studi dengan syarat jurusan berbeda.

Pertanyaan Seputar Sekolah Kedinasan Perhubungan Darat

Ada berapa sekolah kedinasan Kemenhub untuk perhubungan darat?

Ada 5 kampus dari total 12 sekolah kedinasan Kemenhub yang menyediakan program studi terkait perhubungan darat.

Apakah semua jurusan SMA bisa mendaftar?

Tidak. Setiap program studi punya syarat jurusan SMA/SMK tertentu, jadi calon peserta harus memeriksa syarat program studi yang dipilih, bukan hanya nama kampusnya.

Berapa batas usia pendaftaran?

Minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2026.

Di mana mendaftar sekolah kedinasan Kemenhub?

Melalui portal resmi sipencatar.kemenhub.go.id, mengikuti mekanisme SSCASN.

Reporter: