Kanal

Gerak Cepat Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 06/Merbau Turun Langsung Edukasi Warga Desa Mengkirau

Bengkalis (Riau), LPC

Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kepulauan Meranti terus diintensifkan. Babinsa Koramil 06/Merbau, Koptu Yulius, melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan Karhutla Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Selasa (4/8/2026), sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.

Patroli dimulai sekitar pukul 10.15 WIB dengan menyasar kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat yang dinilai memiliki potensi tinggi terjadi kebakaran. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini agar potensi Karhutla dapat dicegah sedini mungkin.

Dalam patroli tersebut, Babinsa menyusuri wilayah rawan Karhutla di Dusun I RT 001 Desa Mengkirau. Selain melakukan pemantauan lapangan, Koptu Yulius memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kebakaran terjadi, sehingga kepedulian semua pihak sangat dibutuhkan," ujar Koptu Yulius.

Selain memberikan edukasi, Babinsa juga melakukan pengecekan terhadap sumber-sumber air berupa embung dan kanal yang berada di sekitar lokasi patroli. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber air apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam proses pemadaman.

"Kami akan terus melaksanakan patroli secara rutin di wilayah yang rawan Karhutla. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran," kata Koptu Yulius.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi patroli terpantau aman dan kondusif. Babinsa juga memastikan tidak ditemukan titik api maupun kepulan asap di kawasan yang dipantau sehingga kondisi lingkungan tetap terkendali.

Koramil 06/Merbau akan terus meningkatkan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen menjaga wilayah Kecamatan Tasik Putri Puyu dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Pemantauan secara berkala akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi tetap aman dan bebas dari Karhutla.

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER