Kuala Lumpur (Malaysia), LPC
IJN (Institut Jantung Negara) atau Rumah Sakit Jantung yang beralamat di jalan Tun Razak, 50400 Kuala Lumpur, Malaysia menjadi salah satu Rumah sakit ternama di Asia Tenggara.
Keberadaan IJN sejak 33 (tiga puluh tiga) tahun lalu menjadi rujukan warga negara di Asia Tenggara termasuk WNI (Warga Negara Indonesia) untuk melakukan pengecekan dan perobatan.
Farah Delah Suhaimi, Head of Department, Marketing Medical Tourism & Business Development yang menerima kunjungan liputan BMJ (Media Bersama Jaya) Dumai di ruang rapat gedung IJN lantai 2 menyampaikan, yang mempunyai ide berdirinya IJN adalah mantan Perdana Menteri Tun Mahathir Muhammad.
"IJN sudah berdiri selama 33 tahun. Tun Mahadhir Muhammad yang punya ide berdirinya IJN", ungkap Farah, Rabu( 29/07/2026) pagi.
Farah menjelaskan, IJN melayani lebih kurang 700 hingga 1.000 pasien setiap hari. Pelayanan pasien dewasa dan anak ada yang dirujuk dari rumah sakit lain dan ada juga tanpa rujukan.
"IJN menyiapkan 90 dokter ahli termasuk dokter jantung untuk anak dan orang dewasa", ungkapnya.
Dokter di IJN yang menangani jantung sangat profesional dimana dalam organ jantung terdapat 4 ruang atau kamar. Dan di setiap ruang atau kamar jantung itu penanganannya berbeda dokter.
"Dalam jantung itu ada 4 kamar atau ruang dan setiap kamar atau ruang jantung itu ada dokter jantung yang menanganinya. Setelah operasi jantung, dokter melakukan tindakan rehabilitasi untuk beberapa hari terhadap pasien, " jelasnya.
Mengenai beban yang ditanggung oleh pasien yang berobat d IJN di kawal oleh Kementrian Kesehatan Malaysia.
Dikatakannya, IJN juga melakukan kerjasama dengan hotel-hotel yang ada di sekitar dengan tujuan untuk memudahkan keluarga pasien. Selain itu IJN juga berkolaborasi dengan Putra Specialist Hospital Melaka, RS Harapan Kita dan RS Pertamina di Jakarta.(***Tim)