UEFA Siap Lapor Balik ke Pengadilan Swiss, Infantino Terancam Tuntutan Pidana
LINEPERISTIWA.COM — Badan sepak bola Eropa itu telah mengeluarkan surat panggilan resmi kepada FIFA dan sejumlah lembaga keuangan di Amerika Serikat. Pengumpulan dokumen dilakukan di AS, tetapi gugatan hukum direncanakan diajukan di Swiss, tempat kantor pusat FIFA berdomisili.
Dokumen hukum yang dilansir Sky News menyebut UEFA tengah mempersiapkan dakwaan terhadap Infantino dan kemungkinan pejabat serta penasihat FIFA lainnya. Tuduhan yang disiapkan berkaitan dengan kesalahan pengelolaan kriminal berdasarkan Pasal 158 Kitab Undang-Undang Pidana Swiss.
Privatisasi Aset Piala Dunia Jadi Pokok Perkara
UEFA menilai skema penjualan saham Piala Dunia merupakan upaya privatisasi sebagian aset turnamen paling bergengsi di dunia tersebut. Langkah ini disebut berpotensi menggerus reputasi, wewenang tata kelola, dan hubungan komersial FIFA.
"Itu adalah sarana bagi Infantino dan lingkaran kecilnya untuk memperoleh saham tetap dan mengambil keuntungan dari aset FIFA yang paling berharga dengan mengorbankan FIFA, para anggotanya, dan pihak-pihak lain dalam keluarga sepak bola," demikian pernyataan UEFA dalam dokumen hukum tersebut.
Kerugian Langsung untuk 211 Asosiasi Anggota
Dalam surat pernyataannya, UEFA menegaskan transaksi yang dirahasiakan itu menimbulkan kerugian langsung dan nyata bagi FIFA serta 211 asosiasi anggota, termasuk 55 asosiasi di bawah naungan UEFA. Tuduhan mencakup penataan, penilaian, pembiayaan, dan pemasaran yang tidak transparan.
"...yang timbul dari penataan, penilaian, pembiayaan, dan pemasaran rahasia suatu transaksi yang menimbulkan kerugian langsung dan nyata pada reputasi, wewenang tata kelola, dan hubungan komersial FIFA yang merugikan FIFA serta 211 anggotanya, termasuk 55 asosiasi anggota UEFA," bunyi pernyataan UEFA.
Tekanan Berlapis untuk Infantino
Kasus ini menambah daftar panjang tekanan terhadap Infantino. Sebelumnya, sejumlah asosiasi sepak bola Eropa juga menyuarakan kekhawatiran serupa terkait rencana penjualan saham Piala Dunia kepada pihak swasta.
Langkah UEFA ini menjadi eskalasi signifikan dalam konflik antara induk sepak bola dunia dan badan sepak bola Eropa. Jika tuntutan resmi diajukan ke pengadilan Swiss, Infantino bakal menghadapi proses hukum di negara tempat ia bekerja sehari-hari.