Saham RANS Terkoreksi 15,8% dalam Sebulan, Valuasi Masih di Atas Harga IPO

Saham RANS ditutup melemah ke level Rp200 pada perdagangan Jumat (21/8), terkoreksi 15,8 persen dalam sebulan terakhir.
Penulis: Saiful
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:20:01 WIB

Koreksi harga saham emiten milik Raffi Ahmad tersebut dinilai analis sebagai bagian dari proses pasar mencari harga wajar setelah aksi spekulasi pasca-IPO mereda. Kapitalisasi pasar RANS saat ini tercatat sekitar Rp2,55 triliun dengan rasio price-to-earnings (P/E) mencapai 41,72 kali.

Kinerja Keuangan 2025 Menurun di Semua Lini

Berdasarkan data keuangan yang tercatat di Stockbit, pendapatan RANS pada 2025 mencapai Rp353 miliar, menyusut dari Rp410 miliar pada 2024 dan Rp438 miliar pada 2023. Laba kotor ikut turun menjadi Rp153 miliar dari sebelumnya Rp159 miliar.

Penurunan paling tajam terjadi pada pos laba sebelum pajak yang merosot menjadi Rp76 miliar dibandingkan Rp127 miliar pada tahun sebelumnya. Laba bersih dari operasi yang dilanjutkan tercatat Rp57 miliar, turun signifikan dari Rp108 miliar pada 2024.

Fase Wajar Pasca-IPO atau Tekanan Fundamental?

Analis Pasar Saham Ibrahim Assuaibi menilai koreksi RANS merupakan fenomena umum yang kerap terjadi pada saham perusahaan yang baru melantai di bursa. Ia menyebut saham IPO biasanya mengalami kenaikan awal sebelum akhirnya terkoreksi.

"Pada saat perusahaan-perusahaan IPO apalagi yang berhubungan dengan politis, apalagi yang berhubungan dengan bakar-bakar duit, itu pasti akan dipermainkan oleh para spekulan," ujar Ibrahim kepada CNNIndonesia.com, Jumat (21/8).

Menurutnya, pergerakan saham RANS saat ini menunjukkan pasar sedang menguji level harga yang sebenarnya dapat diterima. "Bisa saja gonjang-ganjing ini apalagi sudah minus 15 persen kan," tambahnya.

Posisi Harga Masih di Atas IPO

RANS resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2026 dengan melepas 2,525 miliar saham setara 19,96 persen porsi publik. Perseroan menghimpun dana segar sekitar Rp429 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Dalam sebulan terakhir, saham RANS bergerak fluktuatif di kisaran Rp200-Rp240. Pada perdagangan Jumat (21/8), saham sempat menyentuh level tertinggi Rp216 sebelum ditutup melemah ke Rp200.

Dengan harga saat ini, investor yang membeli di harga IPO masih menikmati keuntungan kertas sekitar 17,6 persen. Namun, valuasi P/E di level 41,72 kali menandakan pasar masih membayar premium untuk prospek pertumbuhan perseroan ke depan.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Saiful