Pematangan Dilakukan, Pengawal Perdamaian Dunia Riau Siap Untuk Dikukuhkan
LPC - Persiapan pengukuhan Pengawal Pedamaian Dunia Riau terus dimatangkan oleh jajaran pengurus. Momentum ini dipandang bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis memperkuat peran masyarakat sipil dalam menjaga kohesi sosial dan stabilitas daerah.
Ketua Pengawal Pedamaian Dunia Riau, Ruslan, menegaskan bahwa pengukuhan menjadi titik penting dalam proses konsolidasi organisasi menuju fase operasional yang lebih terstruktur.
“Pengukuhan ini bukan hanya formalitas. Ini adalah momentum memperkuat kelembagaan agar organisasi mampu bekerja nyata di tengah masyarakat,” ujar Ruslan, Minggu.
Menurutnya, organisasi berbasis nilai perdamaian memiliki kontribusi strategis dalam memperkuat modal sosial masyarakat. Ia menilai, di tengah dinamika sosial dan arus informasi yang semakin cepat, kehadiran aktor masyarakat sipil yang mampu menjadi perekat sosial sangat dibutuhkan.
Ruslan menambahkan, pihaknya kini fokus pada pemantapan struktur organisasi, penyusunan program kerja terukur, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.
“Kami ingin memastikan setelah dikukuhkan, organisasi langsung bergerak dengan program yang jelas dan terukur,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Pengawal Pedamaian Dunia Riau, Said Saglul Amri, menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel dan kolaboratif. Ia menyebut, kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui transparansi dan kerja nyata.
“Penguatan sistem internal menjadi prioritas kami, termasuk administrasi, mekanisme kerja, serta pola koordinasi dengan para pemangku kepentingan,” ujar Said.
Ia juga menegaskan bahwa organisasi akan mengedepankan pendekatan inklusif yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal Melayu Riau, seperti musyawarah, adab, dan semangat gotong royong.
Menurut Said, sinergi multipihak akan menjadi strategi utama organisasi ke depan. Pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
“Kami ingin hadir sebagai jembatan sosial yang memperkuat persatuan dan membantu menciptakan iklim daerah yang kondusif,” jelasnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pengurus berharap pengukuhan Pengawal Pedamaian Dunia Riau dapat menjadi titik awal kerja nyata dalam memperkuat ketahanan sosial serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan harmonis.
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
Tapteng (Sumut), LPCKapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Ke.
Berkontribusi Nyata Akpol 98 Dukung Pembentukan Perwira Polri yang Presisi
Medan (Sumut), LPCAkpol Angkatan 1998 Batalyon Parama Satwika berkontribu.
Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Raih Nilai Terbaik Maladdministrasi 2025 dari Ombudsman RI
Rohul (Riau), LPCLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraia.
Peran Aktif Babinsa dalam Penanganan Karhutla, Pendinginan Titik Api Terus Dilakukan
Bengkalis (Riau), LPCKebakaran hutan dan lahan terjadi di wilayah RT 04 R.
Warga RW 01 Kubang Jaya Keberatan, Pengembang Perumahan Diduga Larang Pembangunan Pos Siskamling yang Sangat Dibutuhkan
Kampar (Riau), LPCWarga RW 01 Dusun 3 Desa Kubang Jaya, Perumahan Kubang .
Lepas 22 Kontainer, Kapolri Pastikan Bantuan Terdistribusi Merata hingga Wilayah Terdampak Terpencil
Medan (Sumut), LPCKepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali me.








