Pencarian

Belanja Pegawai Rp287,7 T Terealisasi, 355 Ribu ASN Baru Diangkat

Senin, 12 Oktober 2026 • 10:22:01 WIB
Belanja Pegawai Rp287,7 T Terealisasi, 355 Ribu ASN Baru Diangkat
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan realisasi belanja pegawai Rp287,7 triliun atau 80,3% dari pagu dalam konferensi pers APBN.

LINEPERISTIWA.COM — Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan belanja pegawai pemerintah terealisasi Rp287,7 triliun hingga 30 September 2026, setara 80,3% dari pagu tahun ini. Realisasi itu naik 21,3% dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar Rp237,2 triliun, terutama untuk membiayai pengangkatan 355 ribu aparatur sipil negara (ASN) baru. Selain gaji dan tunjangan ASN, anggaran itu juga menutup tunjangan profesi guru bagi 904 ribu pendidik non-PNS.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan rincian tersebut dalam konferensi pers APBN pada akhir pekan lalu, dikutip Senin (12/10/2026).

"Belanja pegawai telah terealisasi Rp 287,7 triliun atau 80,3%," kata Suahasil.

Ke Mana Uang Rp287,7 Triliun Mengalir

Lonjakan belanja pegawai tahun ini utamanya dipicu kebutuhan pengangkatan 355 ribu orang ASN baru. Pembayaran gaji dan tunjangan seluruh ASN juga masuk dalam pos ini agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Selain itu, anggaran tersebut menutup pembayaran tunjangan profesi guru (TPG), termasuk bagi pendidik non-PNS yang jumlahnya mencapai 904 ribu guru.

"Ini untuk pembayaran TPG non PNS untuk 904 guru, gaji dan tunjangan ASN baru," ujar Suahasil.

Siapa yang Terdampak

Realisasi belanja pegawai menyentuh tiga kelompok utama. Pertama, 355 ribu ASN baru yang resmi diangkat tahun ini dan mulai menerima gaji serta tunjangan. Kedua, seluruh ASN aktif yang pembayaran gaji dan tunjangannya bergantung pada pos anggaran ini.

Ketiga, 904 ribu guru non-PNS penerima tunjangan profesi. Kelompok terakhir ini kerap menjadi sorotan karena statusnya bukan ASN, tetapi tetap menerima TPG dari anggaran negara.

Posisi terhadap Pagu Anggaran

Serapan 80,3% per akhir September menyisakan sekitar 19,7% pagu yang belum terealisasi untuk tiga bulan terakhir 2026. Kenaikan 21,3% secara tahunan menunjukkan beban belanja pegawai tahun ini jauh lebih berat dibanding 2025.

Pemerintah belum merinci berapa pagu penuh belanja pegawai 2026 dalam bahan yang dipublikasikan. Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian Keuangan, termasuk dokumen APBN dan rilis konferensi pers.

Catatan untuk ASN Baru dan Guru Non-PNS

Bagi ASN yang baru diangkat, pencairan gaji dan tunjangan mengikuti mekanisme pembayaran yang berlaku di instansi masing-masing. ASN baru sebaiknya memastikan data rekening dan nomor induk pegawai sudah aktif agar penyaluran tidak tertunda.

Guru non-PNS penerima TPG dapat menanyakan status pencairan melalui dinas pendidikan setempat atau kanal resmi Kementerian Pendidikan. Pastikan nama Anda terdaftar sebagai penerima TPG sesuai data yang dipegang instansi, karena pencairan hanya menyasar pendidik yang datanya sudah tervalidasi.

Waspadai Modus Penipuan

Tidak ada mekanisme resmi yang meminta ASN atau guru membayar sejumlah uang untuk mempercepat pencairan gaji maupun tunjangan. Jika ada pihak yang mengaku calo dan menawarkan jasa pengurusan, laporkan ke kanal pengaduan resmi instansi terkait.

Pengaduan soal gaji, tunjangan, atau TPG bisa disampaikan lewat unit kepegawaian di instansi masing-masing, dinas pendidikan, atau kanal pengaduan Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendidikan. Simpan bukti komunikasi jika menemukan indikasi pungutan liar.

Sumber: cnbcindonesia.com

Follow lineperistiwa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks