Kanal

Kalapas Pasir Pangarayan Tegaskan Hak Integrasi Gratis dan Tolak Penipuan Online

Rohul (Riau), LPC

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menggelar kegiatan "Sambung Rasa" bersama warga binaan pada Selasa, 28 Juli 2026. 

Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut turut dihadiri Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Veazanol Kosuma dan Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) Ega Saputra.

"Sambung Rasa" menjadi wadah komunikasi dua arah antara jajaran Lapas dan warga binaan. Selain mendengar aspirasi secara langsung, Kalapas juga memberikan sosialisasi terkait hak-hak warga binaan, khususnya pemenuhan dan prosedur pelayanan hak integrasi.

Efendi menegaskan seluruh proses pengurusan hak integrasi dilaksanakan secara *GRATIS* tanpa dipungut biaya. 

"Apabila ada kendala, pertanyaan, maupun keluhan terkait layanan, sampaikan langsung kepada petugas. Jika ada oknum yang melakukan pungutan, segera laporkan melalui kanal pengaduan resmi Lapas dengan menyebut identitas pelapor dan oknum yang terlibat agar dapat ditindaklanjuti dan diklarifikasi. Hal ini untuk menghindari hoaks," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, bertepatan dengan Apel Bersama Juli 2026, Kalapas juga mengingatkan seluruh warga binaan agar menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang berlaku.

Secara khusus ia mengimbau agar warga binaan tidak menyalahgunakan fasilitas wartelsuspas atau terlibat dalam aktivitas penipuan online dalam bentuk apapun. Hal ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, yaitu memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.

"Kami menegaskan kepada seluruh warga binaan untuk fokus menjalani program pembinaan dengan baik. Jangan sampai ada yang terlibat penipuan online. Tindakan itu tidak hanya merugikan masyarakat luas dan mencoreng nama baik lembaga, tetapi juga akan membatalkan hak-hak integrasi yang sedang diperjuangkan," ujar Efendi.

Sesi dilanjutkan dengan dialog interaktif. Warga binaan diberi ruang terbuka untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, dan kendala yang dihadapi selama proses pembinaan.

Selain itu, Lapas Pasir Pangarayan juga memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan menggelar upacara khidmat. Melalui Program PERKASA, Lapas juga rutin melakukan pemantauan kesehatan warga binaan.

Melalui pendekatan humanis dan komunikatif ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berharap sinergi antara petugas dan warga binaan semakin solid. Komunikasi yang transparan dan komitmen bersama menjauhi pelanggaran hukum, termasuk kejahatan siber, menjadi kunci mewujudkan Lapas yang tertib, aman, dan kondusif.***Bsf

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER