Betuah Loundry Inovasi Barter Jaya yang Ramah Lingkungan

Penulis: Tim
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:18:00 WIB

Oleh : Syafriwan Nasution

Kota Dumai (Riau), LPC

Keberadaan salah satu perusahaan besar milik negara di Kota Dumai, Provinsi Riau, telah memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Tidak hanya melalui aktivitas bisnis, perusahaan pengolahan minyak ini juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP), PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai turut mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembinaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dan salah satu usaha yang merasakan manfaat program CSR adalah Betuah Laundry.

Betuah Laundry yang dikelola oleh Kelompok Barter Jaya berada di jalan Tanjung Sari, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.

Redaksi media online Lineperistiwa.com berkesempatan mengunjungi langsung tempat usaha tersebut pada Kamis (22/10/2026) sore. Dalam kunjungan itu, Sekretaris Kelompok Barter Jaya, Suria ditemani bendahara kelompok, Syafrizal menceritakan perjalanan berdirinya usaha jasa loundry yang mereka kelola bersama Ketua Kelompok Barter Jaya, Risman.

“Lupo sayo, kalau tak salah kelompok Barter Jaya kami ini dibuat pada tahun 2022. Dan pada tahun 2023 barulah kami dapatkan bantuan dari Pertamina,” ujar Syafrizal dengan logat Melayu.

Betuah Loundry Inovasi Barter Jaya yang Ramah Lingkungan

Didukung Teknologi Energi Surya

Dukungan Pertamina terhadap Betuah Laundry sebagai binaan CSR nya tidak hanya berupa peralatan usaha dasar, tetapi juga mencakup pemanfaatan teknologi energi terbarukan untuk meningkatkan efisiensi operasional jasa loundry.

Salah satu fasilitas unggulan yang dimiliki Betuah Laundry adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 6.000 watt.

Menurut Suria, fasilitas tersebut menjadi sumber energi utama untuk mendukung kegiatan operasional usaha jasa loundry kelompok. Pertamina turut memasang sejumlah perangkat pendukung, mulai dari inverter, combiner, hingga baterai penyimpan daya.

“Aeus listrik kami dari PLTS dan biaya listrik kami sekarang untuk loundry tak bayar lagi alias nol rupiah,” kata Suria.

Pemanfa'atan energi surya menjadi salah satu langkah Kelompok Barter Jaya dalam menekan biaya operasional sekaligus mendukung penerapan usaha yang lebih ramah lingkungan.

Betuah Loundry Inovasi Barter Jaya yang Ramah Lingkungan

Sistem Digital dan Konsep Green Laundry

Selain dukungan peralatan, pembinaan yang diberikan Pertamina juga mencakup penguatan manajemen usaha dan sistem pencatatan keuangan.

Betuah Laundry kini telah menerapkan sistem pencatatan digital untuk mengelola data dan keuangan melalui situs web yang dapat di akses menggunakan kode barcode yang tersedia di lokasi.

PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai juga memberi pembekalan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok Barter Jaya agar menerapkan konsep green laundry.

Betuah Loundry sebagai binaan CSR Pertamina dapat mengedepankan efisiensi penggunaan air, pemilihan bahan pencuci yang lebih ramah lingkungan, serta pengelolaan limbah agar tidak mencemari lingkungan.

Inovasi yang dikembangkan tidak berhenti pada penghematan energi, Betuah Laundry juga memproduksi sabun cair sendiri dengan memanfaatkan bahan alami berupa ekstrak rumput teki.

Produk tersebut diberi nama Cypclean singkatan dari Cyperus Clean yang merujuk pada nama ilmiah rumput teki yaitu Cyperus rotundus.

Sabun cair ini dikembangkan sebagai bagian dari upaya kelompok Barter Jaya dalam menghadirkan produk pencuci yang mendukung konsep ramah lingkungan.

Menurut pengelolanya, penggunaan sebanyak 20 mililiter untuk lima liter air di nilai cukup menunjang proses pencucian.

Cypclean dirancang agar menghasilkan sedikit busa dan mudah di bilas sehingga dapat membantu mengurangi penggunaan air dalam proses pencucian.

Betuah Loundry Inovasi Barter Jaya yang Ramah Lingkungan

Limbah Cucian Menjadi Pupuk Organik Cair

Inovasi lainnya yang dikembangkan Kelompok Barter Jaya adalah pemanfaatan limbah cucian menjadi pupuk organik cair (POC).

Melalui pendampingan teknis dari tim CSR Pertamina, kelompok ini membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk membantu mengelola air sisa pencucian sebelum dimanfaatkan kembali.

Air limbah yang telah melalui proses penyaringan ditampung dalam tangki berukuran besar untuk mendukung proses pengolahan yang mereka kembangkan.

Dari inovasi itu, lahirlah produk pupuk organik cair bernama BOSFER. Produk ini di kemas dalam sebuah botol berukuran satu liter dengan label bernuansa hijau dan putih yang menampilkan gambar daun muda.

BOSFER dikembangkan untuk membantu menyuburkan tanaman sayur - sayuran dan buah - buahan serta mendukung pemeliharaan kesuburan tanah.

“Pupuk Organik Cair yang kami buat ni dari limbah cucian dah layak pakai. Cumo belum bisa kami jual karena belum ado izin dan rumah produksi,” sebut Suria.

Suria menjelaskan, berdasarkan hasil uji laboratorium yang mereka miliki, BOSFER telah memenuhi standar baku mutu pupuk organik cair. Produk tersebut juga disebut memiliki kandungan fosfat dan kalium, dua unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk menunjang pertumbuhannya.

Meski demikian, pemasaran secara komersial masih memerlukan pemenuhan persyaratan perizinan dan kesiapan fasilitas produksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Betuah Loundry Inovasi Barter Jaya yang Ramah Lingkungan

Pemberdayaan Masyarakat dan Peluang Ekonomi

Kehadiran Betuah Laundry menunjukkan bahwa pembinaan UMKM dapat dikembangkan dan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menjalankan usaha, tetapi juga untuk mendorong inovasi dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dukungan melalui program TJSP PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelompok masyarakat dalam mengembangkan usaha yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Ke depan, pengembangan Betuah Laundry dan produk turunannya masih memiliki peluang untuk di tingkatkan, terutama melalui penguatan manajemen, pemenuhan persyaratan produk, peningkatan kapasitas produksi, dan perluasan akses pasar.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi kelompok sekaligus menjadikan Betuah Laundry sebagai salah satu contoh pengembangan UMKM binaan yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat dengan kepedulian terhadap lingkungan di Kota Dumai.***

Reporter: Tim