Pertamina Tambah SPBU Modular dan Jam Operasional demi Jaga Pasokan BBM

Petugas melayani pengisian BBM di SPBU Pertamina.
Penulis: Yasir
Minggu, 25 Oktober 2026 | 06:22:31 WIB

LINEPERISTIWA.COM — PT Pertamina (Persero) menambah titik layanan SPBU modular, memperpanjang jam operasional, dan menambah mobil tangki untuk menjaga ketersediaan BBM di seluruh Indonesia. Tiga langkah strategis dijalankan menyusul kebutuhan memastikan stok BBM tetap terjaga di berbagai daerah. Perusahaan pelat merah ini juga menggandeng pemerintah pusat dan daerah, TNI, serta Polri untuk memperlancar distribusi energi.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyatakan perusahaan menjalankan tiga komitmen strategis untuk memastikan pasokan BBM tetap terjaga sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pernyataan disampaikan dalam keterangan resmi pada Sabtu (24/10).

"Kami memahami bahwa ketersediaan BBM harus selalu terjaga, dan sebagai bentuk perbaikan layanan kami kepada masyarakat, ada tiga komitmen strategis yang kami jalankan," ujar Simon.

Penambahan Pasokan dan Penguatan Distribusi Jadi Langkah Pertama

Langkah pertama yang dijalankan Pertamina adalah menambah pasokan BBM dan memperkuat keandalan distribusi hingga ke setiap SPBU. Upaya ini diarahkan agar ketersediaan stok BBM di berbagai daerah tidak terganggu.

Penguatan distribusi menyasar seluruh mata rantai, dari terminal hingga titik layanan terakhir. Pertamina menempatkan keandalan pasokan sebagai prioritas sebelum layanan tambahan lain dijalankan.

Jam Operasional SPBU Diperpanjang, Mobil Tangki dan Petugas Ditambah

Langkah kedua menyentuh sisi layanan langsung di lapangan. Pertamina menambah jam operasional SPBU, jumlah mobil tangki, serta petugas untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Penambahan armada tangki dan personel bertujuan mempercepat perputaran stok di titik-titik yang permintaannya tinggi. Perpanjangan jam operasional memberi konsumen lebih banyak waktu untuk mengisi bahan bakar.

SPBU Modular dan BBM Kemasan Jadi Layanan Tambahan

Langkah ketiga adalah menghadirkan layanan tambahan, termasuk menambah titik layanan SPBU modular. Pertamina juga menyediakan layanan pengisian BBM dalam kemasan yang dapat langsung dibawa ke kendaraan konsumen di SPBU.

Kehadiran SPBU modular memperluas jangkauan layanan tanpa harus menunggu pembangunan stasiun permanen. Sementara BBM kemasan memberi opsi bagi konsumen yang membutuhkan bahan bakar secara cepat di lokasi SPBU.

Kolaborasi dengan Pemerintah, TNI, dan Polri

Simon menegaskan Pertamina mengemban amanah sebagai badan usaha milik negara (BUMN) untuk menyediakan BBM bagi seluruh masyarakat Indonesia. Komitmen itu diwujudkan melalui penguatan pasokan dan peningkatan layanan.

Dalam pelaksanaannya, Pertamina bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mendukung kelancaran distribusi energi dan menjaga keandalan pasokan BBM di berbagai wilayah.

Simon menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung upaya perbaikan distribusi energi.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kesabaran, pengertian, dukungan, dan kepercayaan yang terus diberikan kepada kami," kata dia.

Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, serta pihak-pihak terkait yang membantu memperlancar distribusi energi kepada masyarakat.

Reporter: Yasir