Pertamina NRE Pasang PLTS 2,8 kWp dan Sumur Bor di SD Simalungun
LINEPERISTIWA.COM — Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2,8 kWp dengan baterai 5 kWh di SDN 091686 Gunung Bayu, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Fasilitas energi surya itu dipadukan dengan sumur bor dan renovasi toilet sekolah, melayani 85 siswa dan 15 guru yang sebelumnya nyaris 15 tahun tanpa akses air layak.
Bantuan diserahkan lewat program Sekolah Energi Berdikari (SEB). Serah terima dilakukan secara simbolis oleh Sr Officer Pertamina NRE, Arief Mulizar, kepada Kepala Sekolah SDN 091686, Jelita Tampubolon. PLTS yang dipasang dimanfaatkan untuk menggerakkan pompa air sumur bor sekaligus memenuhi kebutuhan listrik sekolah.
Efisiensi Listrik Rp5,182 Juta per Tahun
Arief menyebut program SEB di SDN 091686 Gunung Bayu diproyeksikan menghasilkan efisiensi biaya listrik sekitar Rp5,182 juta per tahun. Fasilitas itu juga berpotensi menekan emisi sebesar 3.192 kg CO2e per tahun.
"Program SEB di SDN 091686 Gunung Bayu memberikan manfaat bagi 85 siswa dan 15 guru, serta diproyeksikan menghasilkan efisiensi biaya listrik sekitar Rp5,182 juta per tahun dan potensi reduksi emisi sebesar 3.192 kg CO2e per tahun," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/9).
Hampir 15 Tahun Sekolah Tanpa Listrik dan Air
Jelita mengungkapkan sekolahnya sebelumnya tidak memiliki listrik dan sudah hampir 15 tahun tidak punya sumber air. Kondisi itu membuat kamar mandi rusak dan tidak layak dipakai.
"Dengan adanya PLTS dan sumur bor dari Pertamina, sekarang kami sudah dapat menggunakan listrik dan memiliki sumber air untuk kebutuhan warga sekolah. Kamar mandi yang sebelumnya rusak dan tidak layak digunakan juga sudah dapat difungsikan kembali," kata Jelita.
Menurutnya, bantuan tersebut menjawab kebutuhan dasar yang selama ini dihadapi sekolah dan memberi perubahan nyata bagi kegiatan belajar mengajar.
Edukasi Operasional Solar PV Off-Grid untuk Warga Sekolah
Selain memasang fasilitas, Pertamina NRE memberi edukasi kepada warga sekolah soal pemanfaatan dan pemeliharaan PLTS. Materi edukasi mencakup pengenalan pengoperasian sistem solar PV off-grid.
Pelatihan itu ditujukan agar warga sekolah dapat mengoperasikan dan merawat fasilitas secara tepat, sehingga manfaat aset bisa berlangsung berkelanjutan.
Komitmen Energi Terbarukan di Sekitar Wilayah Operasional
Manager Corporate Communication & Stakeholder Relation Pertamina NRE, Susanto August Satria, mengatakan program SEB merupakan bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan manfaat energi baru dan terbarukan. Program itu juga mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Pertamina NRE berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat energi baru dan terbarukan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui Sekolah Energi Berdikari, kami tidak hanya menyediakan infrastruktur energi bersih, tetapi juga memastikan masyarakat penerima manfaat memiliki pemahaman untuk memanfaatkan dan menjaga aset tersebut secara berkelanjutan," papar Susanto.
Kepala Desa Gunung Bayu, Ismail Hutasulut, mengapresiasi dukungan Pertamina NRE melalui program tersebut. Ia berharap dukungan serupa dapat terus diberikan kepada sekolah-sekolah lain di wilayahnya.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada sekolah kami. Kami berharap hubungan dan silaturahmi ini dapat terus terjalin dengan baik, sehingga ke depannya sekolah-sekolah lain yang masih membutuhkan juga dapat memperoleh perhatian," harap Ismail.
Lewat program SEB di SDN 091686 Gunung Bayu, Pertamina NRE mengintegrasikan pemanfaatan energi surya dengan penyediaan akses air dan fasilitas sanitasi. Integrasi itu menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong pemanfaatan energi terbarukan di lingkungan pendidikan, sekaligus memberi manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar.