AMP-PL, DLH, dan APH Cek Lokasi Diduga Tumpahan Limbah SDO
Kota Dumai (Riau), LPC
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Lingkungan (AMP-PL) Kota Dumai menerima undangan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang diduga menjadi tempat pencemaran limbah, Selasa (22/07/2025).
Aprianto, selaku Koordinator Lapangan AMP-PL, mengungkapkan bahwa pihaknya diajak untuk mendampingi DLH dalam pengecekan lapangan terhadap dugaan tumpahan limbah.
"Ya, kami ikut mendampingi DLH ke lokasi yang diduga menjadi tempat pembuangan limbah," ujar Aprianto.
Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu juga menambahkan bahwa mereka mencocokkan lokasi dengan data yang dimiliki. Ia menduga adanya kelalaian perusahaan dalam aspek keselamatan lingkungan, mengingat data sebelumnya menunjukkan tidak adanya oil boom di lokasi, namun saat pemeriksaan, oil boom sudah terpasang di titik yang diduga menjadi lokasi tumpahan.
"Kami menduga tempat kejadian perkara (TKP) sudah dimanipulasi. Sebab dalam data kami sebelumnya, tidak ada oil boom, namun saat pengecekan lapangan, alat tersebut sudah tersedia," tegasnya.
Sementara itu, Muhammad Arif selaku Koordinator Umum AMP-PL meminta DLH agar tidak tinggal diam. Ia menduga pihak perusahaan, dalam hal ini SDO, telah melakukan kelalaian dalam menangani tumpahan limbah, dan tidak melaporkan kejadian tersebut ke DLH, padahal limbah diduga mengalir hingga ke sungai dan berpotensi mencemari laut.
"Kejadiannya kami duga terjadi pada 17 Juni. Kami turun lapangan pada Selasa, 22 Juli 2025. Artinya, tumpahan CPKO itu kemungkinan besar sudah di-housekeeping tanpa laporan ke DLH. Maka dari itu, kami mendesak DLH untuk memberikan sanksi tegas kepada SDO," ujar Arif.
Ia juga mengingatkan agar DLH tidak hanya memberikan teguran tertulis kepada perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran lingkungan, mengingat dugaan pelanggaran seperti ini bukan kali pertama terjadi di Dumai.
"Kami minta DLH tidak hanya memberi teguran tertulis kepada perusahaan yang terbukti mencemari lingkungan. Berikan sanksi yang benar-benar memberi efek jera. Kami pastikan akan terus mengawal kasus ini," tegas Arif.
Peninjauan lapangan sempat diwarnai perdebatan karena pihak AMP-PL tidak diperkenankan membawa ponsel. Meski begitu, kegiatan tetap dilanjutkan bersama DLH dan Aparat Penegak Hukum (APH), dan selesai sekitar pukul 14.00 WIB.
Cegah Penyebaran PMK, Pratu Rifaldi Hasibuan Lakukan Pengecekan Hewan Ternak
Bengkalis (Riau), LPCBabinsa Koramil 06/Merbau terus melakukan pemantauan.
Patroli Karhutla di Meranti Bunting Berjalan Aman, Titik Api dan Asap Nihil
Bengkalis (Riau), LPCPatroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus d.
Penerapan Budaya K3 Capai Level Generatif, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Penghargaan Platinum di WISCA 2026
Kota Dumai (Riau), LPCPT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilan.
Dukungan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Cek Pertanian Cabai Milik Warga
Kota Dumai (Riau), RPCPemanfaatan lahan pertanian untuk mendukung ketahan.
Komsos Babinsa di Teluk Belitung Bangun Kedekatan TNI dengan Masyarakat
Bengkalis (Riau), LPCKegiatan komunikasi sosial terus digencarkan Babinsa.
Babinsa Ajak Warga Desa Lukit Tingkatkan Kepedulian Cegah Kebakaran Lahan
Bengkalis (Riau), LPCBabinsa Koramil 06/Merbau terus meningkatkan upaya p.








