PT SIL Resmi Dilaporkan, Ngah Nandar Harap Bisa Jadi Pelajaran Untuk Perusahaan Yang Lain
Kota Dumai (Riau), LPC
Forum Aksi Tenaga Kerja Lokal (FAPTekal) Dumai resmi melaporkan PT SIL, sebuah perusahaan alih daya dari PT IBP, ke Polres Dumai.
Laporan tersebut dilayangkan terkait dugaan pemalsuan tanda tangan dan cap jari pekerja yang dinilai merugikan sejumlah pihak. Ketua FAPTekal Dumai, Ismunandar, atau yang akrab disapa Ngah Nandar, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk perjuangan untuk melindungi hak-hak tenaga kerja lokal.
"Kami mendapati bukti yang cukup kuat bahwa ada tanda tangan dan cap jari pekerja yang dipalsukan oleh PT SIL dalam dokumen penting. Hal ini tentu sangat merugikan tenaga kerja yang menjadi korban, dan kami tidak akan tinggal diam," ujar Ngah Nandar saat ditemui di kantor FAPTekal Dumai, Selasa (10/12).
Ngah Nandar menjelaskan bahwa dugaan pemalsuan ini pertama kali terungkap setelah sejumlah pekerja mengadukan permasalahan terkait administrasi mereka.
“Setelah kami telusuri, ada banyak kejanggalan, dan akhirnya kami mendapatkan bukti yang menguatkan dugaan tersebut. Langkah hukum ini penting agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius FAPTekal karena melibatkan pelanggaran hukum yang berdampak langsung pada kesejahteraan pekerja lokal.
“Tenaga kerja lokal adalah aset daerah Perjanjian Kerja sudah diatur dalam UU no 2 2004 waktu tempat dan keadaannya harus nyata tidak asal buat aja dan kami melihat pihak perusahaan dengan sengaja membuat ini agar menghilangkan kewajibannya untuk membayar hak kompensasi kepada para pekerja. Kami tidak bisa membiarkan mereka diperlakukan semena-mena oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ngah Nandar mengungkapkan harapannya agar Polres Dumai dapat menangani laporan ini secara profesional dan transparan.
"Kami percaya penuh kepada aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini dengan adil. Ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga soal menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem yang ada," katanya.
FAPTekal Dumai menegaskan akan terus mengawal proses hukum ini hingga tuntas.
"Ini bukan hanya perjuangan FAPTekal, tetapi perjuangan seluruh tenaga kerja lokal untuk mendapatkan keadilan. Kami tidak akan berhenti sampai kebenaran ditegakkan," tutup Ngah Nandar.
Kampung Pancasila di Teluk Belitung Jadi Wadah Memperkuat Kebersamaan Warga
Bengkalis (Riau), LPCKegiatan komunikasi sosial (komsos) terus dilakukan .
Perkuat Pencegahan Karhutla, Babinsa Koramil 06/Merbau Libatkan Masyarakat dalam Patroli Terpadu di Kepulauan Meranti
Bengkalis (Riau), LPCPatroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhut.
Melalui Pekarangan Bergizi, Polsek Dumai Barat Dorong Penguatan Ketahanan Pangan
Kota Dumai (Riau), LPCPengecekan Pekarangan Pangan Bergizi terus dilakuka.
Cegah Narkoba dan HP Ilegal, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa dengan Warga Binaan`
Rohul (Riau), LPCLembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan mengge.
Pekarangan Pangan Bergizi Berkontribusi Perkuat Ketahanan Pangan di Dumai Barat
Kota Dumai (Riau), LPCKapolsek Dumai Barat AKP Dedi Nofarizal, S.H., M.H..
Babinsa Perkuat Edukasi Larangan Membakar Lahan Saat Patroli Karhutla di Merbau
Bengkalis (Riau), LPCPatroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhut.



.jpg)




