Suami Bakar Istri Dituntut 20 Tahun Penjara
Kota Dumai (Riau), Lineperistiwa.com
Kejaksaan Negeri Dumai melalui Penuntut Umum Priandi Firdaus SH MH dalam persidangan yang digelar di ruang sidang Sri Bunga Tanjung secara virtual di Pengadilan Negeri Dumai Kelas IA (Rabu, 03/11/2021) membacakan tuntutan perkara pembunuhan atas nama terdakwa Reswanto alias Nanang dalam perkara pembunuhan.
Terdakwa Reswanto alias Nanang dituntut dengan pidana selama 20 tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana sebagaimana tertuang dalam pasal 340 KUHPidana.
Priandi Firdaus SH MH dalam keterangan tertulisnya kepada awak media menyebutkan bahwa yang memberatkan perbuatan terdakwa adalah korban Rahmi (istri terdakwa.red) meninggal dunia. Sementara yang meringankan adalah terdakwa bersikap sopan saat persidangan dan terdakwa mengakui seluruh perbuatannya.
Seperti diketahui, terdakwa yang sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu telah merampas nyawa istrinya bernama Rahmi (korban pembunuhan.red) terjadi pada hari Selasa (08/12/2020) tahun lalu sekira pukul 09.00 Wib tepatnya di jalan Jendral Hasanuddin/ Ombak RT 04 Kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Selatan.
Dalam surat dakwaan Penuntut Umum, terdakwa Reswanto alias Nanang dari rumah membawa 1 (satu) buah botol aqua plastic besar kosong yang terletak didalam kamar dan 1 (satu) buah lampu colok dari botol M150 yang berisikan minyak tanah.
Setelah mengambil barang tersebut, terdakwa Reswanto pun pergi ke kedai dengan menaiki becak motor dan kemudian terdakwa melihat korban (Rahmi.red) dalam keadaan tidur sementara saksi Khoirunnisa sedang menyusun barang kedai.
Tidak hanya sampai disitu, terdakwa Reswanto meminta uang kepada saksi Khoirunnisa dan diberikan sebesar Rp.60.000 (enam puluh ribu rupiah), lalu terdakwa membeli minyak bensin dengan harga Rp.15.000 (Lima Belas Ribu Rupiah).
Setelah membeli minyak bensin 1 (satu) buah botol aqua, terdakwa kembali ke kedai dan langsung menyiramkan bensin ke arah saksi Khoirunnisa kemudian kearah korban (Rahmi.red) yang berada di dalam kedai dan kemudian melemparkan obor api kearah keduanya namun saksi Khoirunnisa sempat menyelamatkan diri dengan melompat keluar kedai, sedangkan korban tidak sempat keluar hingga terbakar dan meninggal dunia.
Majelis Hakim yang diketuai Abdul Wahab SH didampingi anggotanya Taufik Nainggolan SH dan Relson Nababan SH menunda persidangan dan meminta Jaksa Penuntut Umum menghadirkan kembali terdakwa dalam persidangan berikutnya (Rabu, 10/11/2021) dengan agenda pembelaan dari terdakwa.(***LPC)
Polres Batu Bara Ungkap Peredaran Etomidate, Empat Tersangka Diamankan
Batubara (Sumut), LPCSatuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara berhasil men.
Polres Pelabuhan Belawan Intensifkan Patroli Malam Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
Belawan (Sumut), LPCPolres Pelabuhan Belawan kembali mengintensifkan patr.
Satresnarkoba Polres Rokan Hulu Tangkap Pengedar Sabu di Ujung Batu, Sita Barang Bukti Seberat 8,03 Gram
Rohul (Riau), LPCSatuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hulu kembali menunju.
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Dua Pengedar Shabu di Medan Marelan
Belawan (Sumut), LPCSatuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan kemba.
Bentuk Tim Cobra, Kasat Reskrim Baru Polres Karo Pimpin Ungkap Kasus Menonojol Penganiayaan Berat Sebabkan Kematian
Kabanjahe (Sumut), LPCTim Cobra Satreskrim Polres Karo yang baru dibentuk.
Respon Call Center 110, Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Amankan Empat Remaja Pelaku Tawuran
Belawan (Sumut), LPCTim Macan Polres Pelabuhan Belawan bergerak cepat mer.








