Meranti (Riau), LPC
Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Babinsa Koramil 06/Merbau dengan menyasar kawasan yang dinilai rawan terbakar. Kali ini, Koptu Yulius bersama masyarakat melaksanakan patroli di Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (30/10/2026).
Patroli yang dimulai sekira pukul 09.00 WIB tersebut menyasar lahan kosong dan kawasan tanah gambut milik masyarakat. Selain memantau kondisi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa menyampaikan sosialisasi mengenai larangan membakar hutan dan lahan. Masyarakat diingatkan bahwa kebiasaan membuka lahan dengan api dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama di kawasan gambut.
Koptu Yulius mengatakan, patroli dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap terpantau sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan harus dilakukan sejak awal supaya api tidak sampai muncul dan meluas ke kawasan lainnya," ujar Koptu Yulius.
Selain memantau lahan, patroli juga dilakukan dengan mengecek sumber air yang dapat dimanfaatkan apabila terjadi kebakaran. Embung dan kanal menjadi bagian dari sasaran pemeriksaan untuk memastikan ketersediaan sumber air di wilayah tersebut.
Menurut Koptu Yulius, keberadaan sumber air perlu diperhatikan sebagai langkah antisipasi, terutama ketika memasuki kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran di lahan gambut.
"Kami juga memeriksa embung dan kanal untuk mengetahui kondisi sumber air. Harapannya, masyarakat ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran," tambahnya.
Selama patroli berlangsung, situasi di wilayah Desa Mengkirau terpantau aman. Babinsa bersama masyarakat tidak menemukan titik api maupun asap, sementara pemantauan dan imbauan pencegahan Karhutla terus dilakukan untuk menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran.