Purbaya Dicopot dari Menkeu, Sang Anak Ungkap Rencana Kembali Jadi Trader

Purbaya resmi dicopot dari jabatan Menteri Keuangan dan digantikan oleh Suahasil Nazara.
Penulis: Ragil
Selasa, 15 September 2026 | 07:24:31 WIB

LINEPERISTIWA.COM — Rotasi kabinet di posisi Bendahara Negara tidak hanya berdampak pada kebijakan fiskal nasional, tetapi juga mengubah dinamika kehidupan pribadi mantan pejabat tersebut. Yudo Achilles Sadewa, putra dari Purbaya, mengonfirmasi bahwa beban psikologis jabatan menteri telah berakhir bagi keluarganya.

"Akhirnya bapak bisa tidur nyenyak, guys!" kata Yudo dalam video pendek yang diunggah pada Senin (14/9). Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa transisi kepemimpinan di Kementerian Keuangan berjalan lancar secara personal, meski terjadi pergantian mendadak.

Pergeseran Karier dari Birokrat ke Pasar Modal

Yudo juga membeberkan rencana karier ayahnya pasca-reshuffle. Ia menegaskan bahwa Purbaya tidak akan vakum, melainkan kembali ke akar profesinya sebelum masuk pemerintahan. "Jadi trader lagi bapak, nggak jadi menteri lagi, guys. Balik jadi trader," imbuh Yudo.

Kembali ke dunia trading menandai titik balik bagi Purbaya. Sebelum menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan kemudian diangkat menjadi Menteri Keuangan pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani, rekam jejak Purbaya sangat kental dengan aktivitas pasar keuangan. Latar belakang akademisnya di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, membentuk fondasi teknikalnya dalam membaca pergerakan aset.

Jejak Panjang di Danareksa dan Posisi Strategis

Keputusan untuk kembali menjadi trader bukan tanpa dasar historis. Purbaya memulai kariernya sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989-1994), namun beralih fokus ke ekonomi makro dan pasar modal. Ia pernah menjabat sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute (Oktober 2000-Juli 2005) dan Chief Economist di institusi yang sama hingga Maret 2013.

  • Direktur Utama PT Danareksa Securities (April 2006-Oktober 2008)
  • Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (Maret 2013-April 2015)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi Kemenko Polhukam (November 2015-Juli 2016)
  • Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves (Mei 2018-September 2020)

Masa jabatannya di berbagai pos strategis pemerintah menunjukkan kemampuan adaptasi Purbaya antara teori ekonomi dan praktik kebijakan publik. Namun, pengalaman panjang di Danareksa tampaknya tetap menjadi zona nyaman profesionalnya.

Substitusi Suahasil Nazara dan Konteks Kepresidenan

Pencopotan Purbaya dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 97p Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029. Presiden menunjuk Suahasil Nazara sebagai pengganti. Langkah ini memastikan kontinuitas kebijakan fiskal di tengah tantangan ekonomi global.

Bagi pelaku pasar, perubahan nakhoda di Kemenkeu sering kali dipantau ketat terkait arah stimulus atau pengetatan anggaran. Meski demikian, pernyataan Yudo memberikan nuansa humanis bahwa di balik angka-angka APBN dan keputusan suku bunga, terdapat individu yang kembali memilih jalur karier sesuai passion pribadinya.

Lahir di Kota Bogor pada 7 Juli 1964, Purbaya memiliki riwayat panjang di sektor swasta dan pemerintah. Selain peran di Danareksa, ia juga tercatat aktif di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sebagai Anggota Dewan Pertimbangan sejak 2016, serta Indonesia Economic Forum sejak 2015. Pengalaman lintas sektor ini kemungkinan besar akan tetap relevan jika ia kembali terlibat dalam diskusi ekonomi informal maupun formal di masa depan.

Reporter: Ragil