Mabes TNI Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Kepulauan Meranti

Penulis: Redaksi
Selasa, 01 September 2026 | 07:07:19 WIB

Meranti (Riau), LPC

Tim Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kantor Camat Putri Puyu, Jalan Lintas Bandul, Desa Bandul, Kecamatan Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri unsur pemerintahan Kecamatan Putri Puyu, kepala UPT, para kepala desa, perwakilan perusahaan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan dengan jumlah sekitar 60 orang.

Kolonel Adm Dayatmoko mengatakan, Karhutla memberikan dampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari perekonomian, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan.

"Kebakaran hutan dan lahan sangat berpengaruh dari segi ekonomi, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan. Kami diperintahkan oleh Panglima TNI untuk melakukan sosialisasi untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla," ujar Kolonel Adm Dayatmoko.

Dalam sosialisasi tersebut, Kolonel Adm Dayatmoko juga menekankan pentingnya upaya pencegahan, khususnya di wilayah yang memiliki lahan gambut. Menurutnya, kanal dan embung menjadi salah satu langkah efektif untuk menyediakan sumber air ketika terjadi kebakaran.

"Untuk di lahan gambut, cara yang efektif untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla dengan cara membuat kanal dan embung sebagai sumber air," katanya.

Kolonel Adm Dayatmoko mengajak seluruh unsur dan masyarakat memperkuat sinergitas dengan instansi terkait. Ia menilai pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan bersama agar potensi kebakaran dapat ditekan sejak dini.

"Saya mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dengan instansi terkait untuk melakukan pencegahan terjadinya Karhutla. Saya harap sinergitas semua instansi dan masyarakat untuk bekerja sama dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan Karhutla," ungkapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari kepedulian pemerintah dalam melindungi masyarakat dari dampak Karhutla. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, sebelum seluruh rangkaian sosialisasi berakhir.

Reporter: Redaksi