Gol Kontroversial Manchester United vs Ipswich: O'Neil Protes Aturan Handball Harry Maguire
LINEPERISTIWA.COM — Laga Premier League yang berlangsung di Old Trafford, akhir pekan kemarin, menyajikan drama yang lebih panas dari sekadar pesta gol tuan rumah. Ipswich Town harus pulang dengan kekalahan telak, tetapi Gary O'Neil merasa timnya juga dikalahkan oleh interpretasi regulasi yang dinilainya ganjil.
Insiden terjadi saat MU unggul 2-1. Umpan silang mengarah ke tiang jauh, Harry Maguire berusaha menjangkaunya. Bola tampak mengenai tangannya sebelum masuk ke gawang. Wasit menganulir gol untuk offside, namun setelah pengecekan VAR, keputusan berubah: gol dianggap sah dan dicatat sebagai gol bunuh diri Jacob Greaves.
Kekosongan Aturan: On Target vs Handball
Gary O'Neil, juru taktik Ipswich, buka suara soal keanehan regulasi yang membuat protesnya sia-sia. Ia menilai keputusan itu 'blatant' atau sangat jelas, namun hukum permainan tidak berpihak padanya.
"Itu tidak terasa seperti sebuah gol," kata O'Neil kepada media usai pertandingan, merujuk pada kejadian di babak pertama tersebut.
Akar masalahnya terletak pada definisi gol bunuh diri. Karena tendangan/sontekkan pemain MU dianggap mengarah tepat ke gawang (on target), maka sentuhan terakhir pemain bertahan yang mengubah arah bola—walaupun lewat tangan—tetap dicatat sebagai gol bunuh diri. Ini celah yang membingungkan banyak pengamat.
Gol Bunuh Diri Greaves Jadi Momentum Kebangkitan MU
Kontroversi ini menjadi titik balik. Sebelumnya, Ipswich sempat menyamakan kedudukan dan memberikan perlawanan sengit. Namun setelah gol kontroversial yang membuat skor menjadi 3-1 itu, mentalitas anak asuh O'Neil tampak runtuh. MU dengan mudah menambah dua gol tambahan untuk memastikan kemenangan meyakinkan.
Bagi Manchester United, ini adalah tiga poin penting untuk menjaga asa finis di empat besar klasemen Premier League. Bagi Ipswich, kekalahan ini menjadi pelajaran pahit tentang betapa detail kecil dalam aturan bisa menentukan hasil akhir.