BreakingNews

  • Truk Tangki CV Teman Setia Muatan PKO Terjun Bebas Ke Parit
  • Paul Pogba Moncer di MU, Real Madrid Kembali Mendekat
  • Wanita Ini Ditelanjangi Istri Sah Ditengah Jalan Karena Sikat Suami Orang
  • Atasi Karhutla, Wagubri Akan Berdayakan Tim Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau
  • Home
  • Pariwisata
  • Sosial, Seni dan Budaya
  • Daerah
    • Pekanbaru
  • Opini
  • Nasional
    • Sumatera Utara
  • Galeri Foto
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • More
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Galeri Foto
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Opini
  • Daerah
  • Sosial, Seni dan Budaya
  • Pariwisata
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Sumatera Utara
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Penginapan Sibolangit, Sita Timbangan dan Buku Catatan
Dibaca : 61 Kali
Pengedar Sabu di Medan Tuntungan Diciduk Saat Layani Pembeli, 9 Paket Disita
Dibaca : 59 Kali
Polisi Gerebek Rumah di Sibolangit, Pria Pengangguran Ditangkap Saat Transaksi Sabu
Dibaca : 58 Kali
Bangun 20 Gedung Layanan dan Fasilitas Olahraga Gratis, Kapolda Sumut Raih Penghargaan Polda Terbaik
Dibaca : 78 Kali
Resahkan Warga Bakaran Batu, Tiga Pencuri Sawit Diciduk Polsek Torgamba Saat Angkut Hasil Curian
Dibaca : 82 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Dumai

Pro dan Kontra, Ini Kata Inisiator Masyarakat Adat

Redaksi

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:25:31 WIB Di Baca : 1232 Kali
Cetak
Pro dan Kontra, Ini Kata Inisiator Masyarakat Adat

Kota Dumai (Riau), LPC

Rencana aksi penyampaian pendapat dimuka umum di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Dumai pada hari Selasa (21/05/2024) mendatang yang di posting pada salah satu group WhatsAap membuat banyak pihak ikut bersuara. 
Surat yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Resort Kota Dumai tersebut mengatasnamakan Masyarakat Hukum Adat Dumai. Tidak ada logo serta alamat yang ada, hanya nomor telepon dan dibagian bawah tertulis nama penanggungjawab aksi serta 3 orang Koordinator.

Informasi diterima awak media, aksi dipicu kedatangan Walikota Dumai pada saat apel pagi (Senin, 13/05/2024) lalu di SMP Negeri  2 Dumai.
Dalam rangkaian acara ada pemberian baju kaos bergambar Walikota Dumai H Paisal. Kemungkinan atas kejadian itu, kelompok mengatasnamakan masyarakat hukum adat Dumai bereaksi. Mereka menduga terjadi pelanggaran kode etik keterlibatan ASN dalam berpolitik praktis di lingkungan sekolah.

Postingan surat laporan aksi beredar di salah satu group WhatsAap, sehingga menimbulkan pro dan kontra di dalamnya. Selain karena memakai embel - embel masyarakat hukum adat, ada juga yang menduga aksi tersebut bersifat politis.

Menyikapi gonjang - ganjing kabar bakal adanya aksi ke kantor Disdikbud juga menarik tokoh - tokoh yang selama ini kerap menyuarakan terkait masyarakat/hukum adat di Kota Dumai. Mereka adalah inisiator masyarakat adat dari daerah tertua kampong Kedondong Pangkalan Sesai H Awaluddin, Kholifah Samsuddin dan Akhmad Khadafi serta dari kekerabatan kampong Tua Puak M Nasir Effendi dan Ismail Abdul Azis. Secara mendadak (Kamis, 16/05/2024) mereka berkumpul dan membahas kabar itu.

H Awaluddin kepada media mempertanyakan penggunaan nama masyarakat hukum adat, begitupula dengan yang lainnya.
Kepada awak media H. Awaluddin menyampaikan, selaku inisiator dan merupakan bagian dari masyarakat adat Kota Dumai merasa tidak nyaman mendengar kabar ini karena banyak yang bertanya kepada saya dan seolah - olah kami menjadi bagian dari kelompok yang mengatasnamakan masyarakat hukum adat yang akan melakukan aksi. Padahal kami sama sekali tidak mengetahui rencana aksi tersebut", ungkapnya.

"Sebagaimana diketahui bersama kelompok yang selalu berinisiasi untuk melakukan upaya pengesahan dan atas nama masyarakat adat di Kota Dumai selama ini adalah dua kelompok masyarakat yaitu, masyarakat adat Pangkalan Sesai/ Kedondong dan masyarakat adat kampong Tua Puak yang mana dua kelompok masyarakat ini sejak lama telah mengupayakan pengakuan dari Pemerintah terkait keberadaan dan eksistensi masyarakat adatnya berdasarkan bukti - bukti yang masih dipegang dan dipelihara dengan baik oleh kedua kelompok masyarakat adat tersebut", lanjut sosok akrab disapa Panglimo itu.

M Nasir Effendi menambahkan apa yang disampaikan Panglimo Gedang dan ia menjelaskan terkait keberadaan masyarakat dan hukum adat yang ada di Dumai dan siapa saja mereka.

"Setahu saya hanya dua kelompok ini sajalah keberadaan dan eksistensi masyarakat adatnya yang kami ketahui bahkan masyarakat adat Kedondong sudah dikenal dikalangan Sultan/Raja-Raja Nusantara bahkan Internasional ketika pertemuan Raja-Raja/Masyarakat Adat Nusantara di Jakarta tahun 2023 yang lalu, jika ada masyarakat hukum adat lainnya yang tidak sepengetahuan kami keberadaannya selain dua kampong diatas itu diluar dari tanggung jawab kami," tegas Atah Nasir (sapaan akrabnya) kepada awak media.

Kholifah Samsuddin (Datok Etu) kepada media menyatakan bahwa "Masyarakat adat kedondong yang merupakan masyarakat hukum adat Melayu Dumai sudah malang  melintang dikancah Nasional dan Internasional membawa aspirasi kepentingan masyarakat adat khususnya Kota Dumai yang sejak lama ditenggelamkan waktu dengan hiruk pikuknya perkembangan pembangunan sehingga masyarakat adat tidak mendapatkan kesempatan dan perlindungan sebagaimana yang telah diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945". sampainya.

"Ke depan kita berharap kepada Lembaga adat beserta Pemerintah dapat lebih memperhatikan dan memberdayakan masyarakat adat Melayu Dumai sebagai masyarakat pribumi yang keberadaannya sebagai bukti keberadaan dan eksistensi sejarah Kota Dumai itu sendiri", ulasnya lagi.

Pertemuan tetua kampong di kedai kopi Aceh Jalan Sultan Syarif Kasim berakhir ketika mendekati masuknya waktu Sholat Zuhur. Terkait rencana aksi penyampaian pendapat dimuka umum di Disdikbud Jalan Perwira (Komplek Perkantoran Pemko) kelurahan Bagan Besar kecamatan Bukit Kapur dilakukan pada hari Selasa, (21/05) pukul 09.00 WIB s/d 17.00 WIB dengan jumlah masa diperkirakan 100 orang.***


 Editor : Redaksi

Ikuti Lineperistiwa.com


Lineperistiwa.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Pendidikan

Pesan Kapolres Pematang Siantar Saat Jadi Pembina Upacara Bendera di SMA Sultan Agung, Jauhi Narkoba

Senin, 27 April 2026 - 23:53:52 WIB

Pematang Suantar (Sumut), LPCKapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. .

Pendidikan

Polresta Deli Serdang Amankan Puluhan Pelajar Terlibat Konvoi Ugal-ugalan di Biru-Biru, Situasi Berhasil Dikendalikan

Sabtu, 25 April 2026 - 06:04:31 WIB

Deli Serdang (Sumut), LPCPersonil Polsek Biru-Biru Polresta Deli Serdang .

Pendidikan

Berantas Buta Aksara, Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Adakan Kegiatan Belajar Pada Warga Binaan

Senin, 09 Maret 2026 - 19:39:08 WIB

Rohul (Riau), LPCLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraia.

Pendidikan

Kilang Pertamina Dumai Edukasi Siswa SMK Perikanan Riau Tentang Pengelolaan K3 di Wilayah Maritim

Ahad, 15 Februari 2026 - 09:37:33 WIB

Kota Dumai (Riau), LPC Di bawah teriknya matahari yang menyengat dal.

Pendidikan

Lapsa Pasir Pengaraian Kerjasama dengan PKBM Pelita Riau

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:21:23 WIB

Rohul (Riau), LPCLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraia.

Pendidikan

Brimob Sumut Antar Anak Sekolah di Garoga Pascabencana

Sabtu, 07 Februari 2026 - 17:33:17 WIB

Tapsel (Sumut), LPCKepedulian terhadap keberlangsungan p.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Penginapan Sibolangit, Sita Timbangan dan Buku Catatan
14 Mei 2026
Pengedar Sabu di Medan Tuntungan Diciduk Saat Layani Pembeli, 9 Paket Disita
14 Mei 2026
Polisi Gerebek Rumah di Sibolangit, Pria Pengangguran Ditangkap Saat Transaksi Sabu
14 Mei 2026
Bangun 20 Gedung Layanan dan Fasilitas Olahraga Gratis, Kapolda Sumut Raih Penghargaan Polda Terbaik
13 Mei 2026
Resahkan Warga Bakaran Batu, Tiga Pencuri Sawit Diciduk Polsek Torgamba Saat Angkut Hasil Curian
13 Mei 2026
Bermodal CCTV dan Bantuan Warga, Polisi Bekuk Residivis Curanmor di Langkat Kurang dari 3 Jam
13 Mei 2026
Polres Batu Bara Ungkap 4 Kasus Narkoba, 5 Tersangka dan Puluhan Gram Sabu Diamankan
13 Mei 2026
Penerapan Budaya K3 Capai Level Generatif, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Penghargaan Platinum di WISCA 2026
13 Mei 2026
Bobol Gereja di Simalungun, Pria 32 Tahun Dibekuk Polsek Tanah Jawa
13 Mei 2026
Dukungan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Cek Pertanian Cabai Milik Warga
13 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur Gegerkan Desa Koto Tandun, Warga Minta APH Bertindak Tegas
  • 2 Aliansi Pemuda Riau Jakarta Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan di Dumai, Dhery Perdana Nugraha Akan Temui Menteri LH
  • 3 Bantah Isu Kabur, Kades Sinama Nenek Jelaskan Status Hukum dan Kepergiannya
  • 4 Dalam 1 Malam, Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Grebek 2 Lokasi Narkoba, 3 Pelaku Ditangkap
  • 5 Ungkap Jaringan Narkoba Simalungun-Batubara, Polisi Sita 142 Gram Sabu dan Airsoft Gun
  • 6 Serda Syahrul Gencarkan Patroli Karhutla dan Sosialisasi Bahaya Membakar Lahan
  • 7 Babinsa Koramil 06/Merbau Kawal Penyaluran Makan Bergizi di Puluhan Sekolah

PT. PANTAU MEDIYA JAYA
Jalan Jendral Sudirman Gang Kuini No. 04 RT 08 Kelurahan Bintan Kecamatan Dumai Kota - Kota Dumai, Riau – Indonesia , Phone. 0812 6782 0353 - 08126838909
Email: redaksilineperistiwa@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Lineperistiwacom.com