Turnamen Eksibisi Biliar Khusus Wartawan Pekanbaru-Riau 2026
Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Gagalkan Dugaan Aksi Pencurian
Sumbangan Sukarela Disoal, Plt Kadisdikbud Pati : Wali Murid Tidak Diwajibkan Membayar Iuran Sukarela
Pati (Jateng), LPC
Puluhan anggota LIDIK KRIMSUS RI DPK Pati yang dikomandoi Selamet Widodo, S,.H,. datangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Pati, Jumat (2/2/2024).
Kedatangan mereka untuk mengadukan adanya pungutan yang mengatasnamakan sumbangan sukarela yang masih terjadi di sekolah negeri di kabupaten Pati.
Ketua LIDIK KRUMSUS RI DPK Pati, Selamet Widodo mengungkapkan, bahwa ada dugaan pungutan liar (pungli) di beberapa sekolah di Kabupaten Pati. Salah satunya di SMPN 1 Pati, SMPN 5 dan SMPN 7 Pati. Selain itu, di SMPN 1 Tlogowungu dan SMPN 1 Gabus juga ada dugaan.
Mungkin untuk sample ini sudah cukup, karena ada yang di Pati Kota, Tlogowungu maupun Gabus. Kami tidak bisa menuduh karena apa yang kami peroleh adalah fakta-fakta dugaan" ucapnya.
Ia mengaku, saat ini iuran sukarela sudah mempunyai payung hukum di Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
(Permendikbud). Namun, dari beberapa sekolah tadi meminta iuran kepada orang tua murid beda-beda.
"Berhubung disini, kami mau tau standar iuran sukarela itu seperti apa? Soalnya ada yang meminta Rp 800 ribu, Rp 400 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 700 ribu. Ini berarti kan sudah ada iuran pokok yang sudah ditetapkan. Nah, ini berbanding terbalik dengan arti kata sukarela," tambahnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Plt Kepala Disdikbud Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo mengatakan, bahwasanya itu hanya perkiraan kebutuhan dari masing-masing sekolah. Sehingga orang tua murid tidak diwajibkan untuk membayar iuran.
"Seperti tadi ada Rp 400 ribu, itu hanya ancang-ancang mereka atau asumsi mereka pada saat membutuhkan anggaran untuk menopang kegiatan di satuan pendidikan," paparnya.
Ia mengaku, sekolah yang tidak meminta iuran sukarela kepada orang tua murid masih banyak di Kabupaten Pati. Diantaranya di Gembong, SMPN 2 Tlogowungu serta di Pucakwangi.
Namun, sekolah tersebut dianggap kurang menarik buat orang tua murid. Lantaran, gedung hingga fasilitas masih minim.(***Yusuf)
Lapas Pasir Pangaraian Optimalkan Wartelsuspas sebagai Sarana Komunikasi Warga Binaan yang Terawasi
Rohul (Riau), LPCLembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangaraian terus .
Kampung Pancasila Jadi Pusat Kebersamaan, Babinsa Koramil 06/Merbau Gencarkan Komsos dengan Warga
Bengkalis (Riau), LPCKampung Pancasila di Kelurahan Teluk Belitung kembal.
Tak Temukan Asap dan Titik Api, Babinsa Koramil 06/Merbau Perketat Pengawasan Lahan Gambut
Bengkalis (Riau), LPCPatroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhut.
Ketahanan Pangan Berbasis Pekarangan, Bhabinkamtibmas Pastikan Tanaman Gambas Tumbuh Optimal
Kota Dumai (Riau), LPCBhabinkamtibmas Kelurahan Bumi Ayu, Aiptu Andi Hida.
DPC PRI Kota Dumai Resmi Finalisasi Struktur Kepengurusan
Kota Dumai (Riau), LPCDewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Rakyat Indonesia.
Antisipasi Musim Rawan Karhutla, Babinsa Koramil 06/Merbau Perketat Pengawasan Wilayah Selat Akar
Bengkalis (Riau), LPCPatroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhut.








