Paguyuban Mina Santosa Juwana Akan Laporkan ke Mabes Polri Pembakaran Kapal di Kalbar
Pati (Jateng), Lineperistiwa.com
Pembakaran kapal yang terjadi pada Rabu 21 Juni 2023 di wilayah perairan pulau Datu Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat kali ini akan mendapat keseriusan.
Hal itu menyusul lantaran para paguyuban nelayan merasa gerah dengan aksi pembakaran kapal tersebut.
Aksi pembakaran kapal yang terjadi sudah beberapa kali terjadi, tapi tidak ada keseriusan dari aparat penegak hukum ataupun dari instansi terkait untuk menindak lanjuti.
"Rencana kita akan laporkan permasalahan ini ke Mabes Polri, karena ini sudah sangat keterlaluan," ungkap Ketua Paguyuban Mina
Santosa Juwana Jasiman, Jumat (23/6/2023).
Menurutnya, Laporan ke Mabes Polri ini dilakukan dari hasil kesepakatan Paguyuban nelayan, supaya permasalahan pembakaran kapal yang berulang kali terjadi ini bisa ditindak lanjuti.

"Kejadian ini sudah terjadi berulang kali, bahkan mungkin sudah 5 kali terjadi, jadi harus dituntut secara hukum," ucapnya.
Dikatakan, Pelaku pembakaran 2 kapal yakni KM ASB dan KM WAHANA NILAM IV harus ditangkap, karena ini dianggap sudah keterlaluan. Para nelayan dari seluruh Pantura akan ikut mendorong agar permasalahan ini bisa segera diusut tuntas.
"Peristiwa pembakaran kapal yang dulu tidak ada tindak lanjut, olehnya itu untuk laporannya nanti ke Mabes Polri akan kita kawal sampai tuntas bersama para nelayan seluruh Pantura," ancamnya.
Dikisahkan Jasiman, 2 kapal yang dibakar sebenarnya hendak pulang, dan seperti biasa para nelayan ini selalu melintasi pulau datu sebagai jalur lintas laut para nelayan asal jawa.
Namun, Para nelayan lokal ini langsung menangkap dan membakar 2 kapal itu karena mengira nelayan asal Jawa sedang kerja mencari ikan di perairan pulau datu.
"Sebenarnya di jalur lintas pulau datu itu banyak kapal yang melintas, nelayan kita ini tidak tahu, dan tidak sedang mencari ikan di wilayah itu, tapi justru terkena dampak, karena langsung ditangkap dan dibakar," sesalnya.
Sementara Ketua Barisan Muda Nelayan (BMN) Juwana Mukit mengecam keras dengan adanya aksi pembakaran kapal di perairan pulau datu Kalbar.
Menurutnya, Pembakaran 2 kapal itu merupakan perbuatan yang anarkis, dan pelaku harus ditangkap dan diusut tuntas, karena sudah berulang kali peristiwa pembakaran kapal ini terjadi.
"Sebenarnya kami selama ini masih sabar, tapi dengan adanya kejadian ini, maka akan kami seriusi dan kami tindak lanjuti," cetusnya. (***Suf )
Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur Gegerkan Desa Koto Tandun, Warga Minta APH Bertindak Tegas
Rohul (Riau), LPCDugaan tindak pidana pelecehan terhadap anak di bawah um.
Respon Cepat CC 110, Polsek Siantar Marihat Pertemukan Anak 6 Tahun Terpisah Dengan Orangtuanya di Jalan Durian
Pematang Siantar (Sumut), LPCPolres Pematangsiantar melalui personil pike.
Diduga Tanpa Izin, Disinyalir Rit dan AR Bebas Menggarap Hutan di Sungai Sembilan
Kota Dumai (Riau), LPCMaraknya perambahan hutan di Kecamatan Sungai Sembi.
Bantah Isu Kabur, Kades Sinama Nenek Jelaskan Status Hukum dan Kepergiannya
Rohul (Riau), LPCMenanggapi pemberitaan yang beredar luas dengan judul "D.
Diduga Membangkang Kebijakan Negara, Miswan Minta Gerindra Evaluasi Anggota DPRD Rohul
Rohul (Riau), LPCKetua LSM KOREK Riau, Miswan, mendesak Partai Gerindra u.
Gerakan Pemuda Sosial (GPS-PALAS) Geruduk Kantor Kejari, Hentikan Seluruh Aktivitas PT DNS di Kawasan Hutan yang Sudah Ditertibkan
Palas (Sumut), LPCSejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda .








