
Rohul (Riau), LPC
Komitmen Polri mendukung ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan hingga ke ladang petani. Tanaman jagung pipil hibrida binaan Polsek Bonai Darussalam di Desa Kasang Mungkal, Kecamatan Bonai Darussalam, kini memasuki fase berbuah. Meski demikian, sebagian lahan masih menghadapi tantangan genangan air pascahujan lebat.
Pemantauan langsung dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Kasang Mungkal, Brigpol Eikin Sembiring, S.E., bersama petani Darno di lahan seluas sekitar 1 hektare pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Tanaman yang ditanam sejak 29 April 2026 itu kini berusia 87 hari. Secara umum pertumbuhan tanaman dinilai baik, meskipun di beberapa titik masih tampak kurang merata akibat genangan air.
Selain memantau kondisi fisik tanaman, petugas juga memberikan pembinaan praktis kepada petani. Materi yang disampaikan meliputi cara perawatan tanaman, pengendalian hama, penanganan genangan air, hingga langkah antisipasi menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu. Tujuannya agar pertumbuhan tetap optimal dan hasil panen maksimal.
Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, http://S.Tr.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak terbatas pada keamanan dan ketertiban.
“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga menjadi mitra sejati para petani. Kehadiran kami di ladang adalah wujud dukungan nyata terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui pemantauan dan pendampingan berkelanjutan, setiap kendala di lapangan dapat diantisipasi sedini mungkin.
“Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat adalah kunci agar pertanian kita semakin kuat, panen berhasil melimpah, dan ketersediaan pangan bagi masyarakat tetap terjaga dengan baik. Mari kita jaga bersama lahan dan tanaman kita, karena pangan suatu kebutuhan hidup ,” imbuhnya.***Bsf