
Kota Dumai (Riau), LPC
Upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai proses bisnis energi di Indonesia, khususnya yang dijalankan oleh Pertamina terus digiatkan oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai). Melalui program kunjungan industri, Kilang Dumai memberikan kesempatan kepada pelajar, mahasiswa, dan kalangan akademisi untuk memahami lebih dekat industri hilir migas serta peran strategis kilang dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Melalui program tersebut, Kilang Pertamina Dumai pada Rabu (24/6) mengajak 73 rombongan mahasiswa dan dosen pendamping dari Politeknik Negeri Medan belajar belajar langsung terkait hal tersebut, yang dimulai dari overview Kilang Dumai meliputi sejarah Kilang Dumai, Kilang Sungai Pakning, dan Kilang Pangkalan Brandan, sumber crude oil (minyak mentah) yang digunakan, proses penerimaan dan pengolahan crude oil menjadi berbagai produk bernilai tinggi, hingga proses pendistribusian produk kepada masyarakat.
Pemaparan materi dijelaskan langsung oleh engineering Kilang Dumai dari Fungsi Process Safety Engineering Development sebagai bagian dari proses transfer knowledge dan berbagi pengalaman praktis kepada dunia akademik mengenai operasional kilang. Kegiatan berlangsung di HSSE Demoroom Kilang Dumai,yang merupakan fasilitas edukasi bagi pelajar, mahasiswa, akademisi, dan masyarakat yang melakukan kunjungan industri. Dalam sesi ini mahasiswa juga diajak memahami penerapan dan pengelolaan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai budaya kerja yang menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.
Kegiatan ini berlangsung interaktif ditandai dengan aktifnya para peserta mengajukan pertanyaan menarik kepada para pemateri terkait materi-materi yang dijelaskan. Tak hanya itu, penerapan aspek HSSE yang berlaku ketat di Kilang Dumai turut mendapatkan perhatian dan motivasi bagi salah satu peserta yang bercita-cita menjadi seorang ahli K3. Horas Supriadi, mengaku senang mendapatkan kesempatan istimewa bisa berkunjung dan belajar langsung di Kilang Dumai, khususnya mengenai pelaksanaan K3 di Kilang Dumai. “Kami sangat senang bisa kesini, karena ga semua orang bisa hadir kesini untuk belajar pemahaman langsung tentang dunia kerja. Kami mengucapkan terimakasih yang sangat besar untuk Pertamina RU Dumai” katanya.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan industri yang dilaksanakan berkelanjutan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar langsung dengan profesional dibidangnya serta menjadi bagi gambaran nyata bagi mereka yang nantinya memiliki minat pendidikan dan meniti karir disektor industri migas.
“Kunjungan industri ini menjadi dukungan kami bagi generasi masa depan bangsa yang unggul, kompeten dan berdaya saing sebagai talenta terbaik untuk kemajuan sektor migas nasional di masa depan. Kami harap kegiatan ini dapat memberikan ilmu, memperkaya wawasan, dan pengalaman belajar lapangan mahasiswa,” ujar Muhammad Rum.
Dalam tiga tahun terakhir, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai telah mengedukasi lebih dari 20 sekolah maupun universitas yang berkunjung dengan agenda kunjungan industri. Antusiasme tersebut tidak hanya datang dari institusi pendidikan dalam negeri, tetapi juga dari kalangan akademisi internasional. Pada 10 Juni 2026, 24 rombongan mahasiswa Universiti Malaysia Kelantan bersama KADIN Dumai juga Pada 10 Juni 2026, sebanyak 24 mahasiswa dan dosen Universiti Malaysia Kelantan bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Dumai melakukan kunjungan industri dalam rangka Program Mobiliti Antarabangsa Accountants Beyond Borders 2026.
Dalam kesempatan ini, mereka dijelaskan hal serupa serta meliputi paparan terkait implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan Kilang Pertamina Dumai sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional.
Dosen Pembimbing Universiti Malaysia Kelantan, Mohammed Rahman mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh Pertamina Kilang Dumai untuk mahasiswa. Menurutnya kegiatan ini turut mempererat hubungan dua negara antara Indonesia dan Malaysia, baik di sektor pendidikan, industri maupun komunitas.
Melalui sinergi program kunjungan industri ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berharap dapat terus meningkatkan literasi masyarakat mengenai industri hilir migas, memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, serta menginspirasi lahirnya talenta-talenta baru di dunia migas yang kompeten dan siap berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional. Inisiatif ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG's), khususnya poin ke-4 yaitu pendidikan berkualitas.***