Dukung Program Presiden Prabowo, Polsek Rambah Samo Tanam Jagung Kuartal II di Marga Mulya

Jumat, 15 Mei 2026

Rohul (Sumut), LPC

Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto, Polsek Rambah Samo melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil kuartal II tahun 2026 di Desa Marga Mulya, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di lahan seluas kurang lebih 2 hektare yang berada di RT 06 RW 02 Dusun Bukit Rindang, Desa Marga Mulya. Penanaman dilakukan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan menuju kemandirian pangan daerah.

Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra, SH, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran personel Polsek, didampingi Kanit Binmas Ipda Zulpendi, S.Pdi, Kepala Desa Marga Mulya Jasmani, SH, Direktur BUMDes Mitra Usaha Mulya Suryana, SE, PPL Desa Marga Mulya Santoso, serta masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, bibit jagung varietas Pioner 32 Singa ditanam di lahan mineral tanah hitam dengan sumber air tadah hujan. Penanaman ini dijadwalkan panen pada 30 Agustus 2026 mendatang.

Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra SIK MSi melalui Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra SH menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap lahan produktif dapat terus dimanfaatkan secara optimal demi mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Jumat (15/5/26).

Selain menjadi langkah strategis menjaga ketersediaan pangan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kerja sama di sektor pertanian.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Program ini diharapkan menjadi contoh positif bagi wilayah lain dalam mengembangkan potensi pertanian lokal guna menyukseskan agenda besar swasembada pangan Indonesia.***Bsf