Tanpa Barang Bukti, Anasrul Dikeroyok Serta Dianiaya oleh Security dan Centeng PT. Tasma Puja

Rabu, 15 April 2026

Kampar (Riau), LPC

Seorang pria bernama Anasrul diduga menjadi korban pengeroyokan serta penganiayaan oleh oknum Security dan Centeng PT. Tasma Puja yang berlokasi di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada Minggu (12/4/2026).

Anasrul dikeroyok dan dianiaya lantaran dituduh melakukan pencurian buah kelapa sawit lebih kurang 300 kg. Sedangkan korban tidak melakukan pencurian seperti yang telah dituduhkan terhadap dirinya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, kejadian bermula saat korban Anasrul ditelpon salah seorang temannya meminta agar segera dijemput, namun ditengah perjalanan ia dicegat oleh Security dan Centeng PT. Tasma Puja.

"Anasrul ditangkap dan dipaksa mengaku sebagai pencuri buah kelapa sawit tanpa adanya barang bukti, kemudian sepeda motornya mau diangkut paksa ke kantor PT. Tasma Puja," jelasnya.

Korban Anasrul menolak karena tidak merasa melakukan pencurian seperti yang telah dituduhkan kepadanya dan terjadilah penganiayaan dan pengeroyokan oleh Iwan Petak, Oyok dan Surya selaku Security dan Centeng PT Tasma Puja dengan mengunakan tangan dan Rotan.

"Korban Anasrul diborgol oleh Security pada Minggu, 12 April 2026 (dari subuh sampai siang), dan siangnya barulah diantar ke Polsek Tambang," ungkapnya.

Akibat peristiwa pengeroyokan tersebut, Anasrul mengalami luka robek di bagian kepala serta memar di bagian tangan dan punggung.

Tidak terima dengan perlakuan pengeroyokan serta penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Security dan Centeng PT. Tasma Puja tersebut, selanjutnya pihak korban langsung membuat laporan ke Polres Kampar. 

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Manajemen PT. Tasma Puja Kabupaten Kampar.(***Tim)