Sinergi TNI dan Masyarakat, Koramil 06/Merbau Perkuat Pengawasan Karhutla di Desa Mekar Delima

Ahad, 08 Februari 2026

Bengkalis (Riau), LPC

Anggota Koramil 06/Merbau melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Desa Mekar Delima, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu 8 Februari 2025. 

Kegiatan tersebut difokuskan pada wilayah rawan kebakaran, khususnya lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat. Patroli dilaksanakan sebagai langkah antisipasi guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Babinsa Koramil 06/Merbau, Pratu Hutagalung, menyampaikan bahwa patroli dilakukan bersama masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap potensi kebakaran. 

“Patroli karhutla dilaksanakan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama masyarakat juga memberikan sosialisasi kepada warga terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. 

Pratu Hutagalung menegaskan bahwa pembakaran lahan dapat menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. 

“Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan,” katanya.

Selain melakukan patroli dan sosialisasi, Babinsa juga melaksanakan pengecekan sumber air yang berada di sekitar wilayah rawan kebakaran, seperti embung dan kanal milik masyarakat. 

Pratu Hutagalung menjelaskan bahwa pengecekan sumber air dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran. 

“Pengecekan sumber air sangat penting untuk memastikan kesiapan sarana pemadaman apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran,” jelasnya.

Pratu Hutagalung menilai keterlibatan masyarakat dalam patroli menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. 

Menurut Pratu Hutagalung, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan akan sangat membantu meminimalisir potensi kebakaran. 

“Peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan serta menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Pratu Hutagalung juga menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi akan terus dilaksanakan secara rutin, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kebakaran tinggi. 

“Patroli karhutla akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan dini agar potensi kebakaran dapat ditekan,” tuturnya.

Selama pelaksanaan kegiatan patroli, situasi di wilayah Desa Mekar Delima terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. 

Tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di lokasi patroli. Pratu Hutagalung menegaskan bahwa pemantauan wilayah akan terus dilakukan guna memastikan wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.