Edukasi Tanpa Henti, Koramil 06/Merbau Tegaskan Larangan Membakar Hutan Demi Stabilitas Kesehatan dan Ekosistem

Sabtu, 07 Februari 2026

Bengkalis (Riau), LPC

Anggota Koramil 06/Merbau melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Desa Sungai Tengah, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu 7 Februari 2026. 

Kegiatan tersebut difokuskan pada wilayah yang dianggap rawan kebakaran, khususnya lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat. Patroli dilakukan bersama warga setempat guna memastikan kondisi wilayah tetap aman dari potensi kebakaran.

Babinsa Koramil 06/Merbau, Serda Syahrul, menyampaikan bahwa patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim panas. 

Ia menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga wilayah agar tetap aman. 

“Patroli ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama masyarakat juga melaksanakan sosialisasi terkait larangan membakar hutan dan lahan. 

Serda Syahrul menekankan bahwa kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat. 

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dampaknya sangat merugikan, baik bagi kesehatan maupun kelestarian lingkungan,” katanya.

Selain melakukan patroli, Babinsa juga melakukan pengecekan terhadap sumber air yang berada di sekitar lokasi, seperti embung dan kanal milik masyarakat. 

Serda Syahrul menjelaskan bahwa pengecekan sumber air sangat penting sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran. 

“Kami memastikan ketersediaan sumber air seperti embung dan kanal tetap terjaga agar dapat dimanfaatkan jika terjadi kebakaran,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat dalam patroli menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan karhutla. 

Menurutnya, kesadaran dan kepedulian warga terhadap lingkungan akan sangat membantu dalam meminimalisir potensi kebakaran. 

“Kami berharap masyarakat terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran,” ungkapnya.

Serda Syahrul menambahkan bahwa patroli dan sosialisasi akan terus dilakukan secara rutin di wilayah yang memiliki potensi kebakaran tinggi. 

Ia menilai langkah preventif menjadi cara paling efektif untuk menekan angka kebakaran hutan dan lahan. 

“Kami akan terus melakukan patroli dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini,” tuturnya.

Selama pelaksanaan kegiatan patroli, situasi di wilayah Desa Sungai Tengah terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. 

Tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di lokasi patroli. Serda Syahrul menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan wilayah guna memastikan kondisi tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.