Bengkalis (Riau), LPC
Sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 06/Merbau Pratu Hasibuan melaksanakan patroli di wilayah rawan Karhutla Desa Tanjung Pisang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menyasar lahan kosong dan kawasan tanah gambut milik masyarakat serta diisi dengan sosialisasi larangan membakar hutan dan lahan. Dari hasil patroli, tidak ditemukan titik api maupun asap di lokasi pemantauan.
Patroli dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Pratu Hasibuan menyambangi sejumlah titik yang selama ini masuk kategori wilayah rawan Karhutla. Selain memantau kondisi lapangan, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan warga untuk menyampaikan imbauan pencegahan kebakaran.
“Patroli ini bertujuan memastikan wilayah tetap aman dari ancaman Karhutla sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun,” ujar Pratu Hasibuan.
Babinsa juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan sumber air berupa embung dan kanal yang berada di sekitar lokasi patroli. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana pendukung apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanggulangan kebakaran.
“Selain patroli, kami juga memeriksa sumber-sumber air yang dapat dimanfaatkan jika terjadi kebakaran. Kesiapsiagaan harus terus dijaga agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” kata Pratu Hasibuan.
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi wilayah Desa Tanjung Pisang dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan titik api, asap, maupun aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan,” tutup Pratu Hasibuan.