Bengkalis (Riau), LPC
Sebanyak 3.023 siswa, guru, dan tenaga kependidikan di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, menerima manfaat Program Makan Sehat Bergizi yang disalurkan melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bakti Rumah Pemuda pada Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.
Penyaluran makanan bergizi dilakukan oleh SPPG Yayasan Bakti Rumah Pemuda yang berlokasi di Jalan Lintas Kurau, Kecamatan Merbau. Program tersebut menjangkau 21 lokasi penerima manfaat yang terdiri dari PAUD, TK, SD, SMP, MTs, SMA, SMK, serta tenaga pendidik di wilayah Kecamatan Merbau.
Total sebanyak 3.023 porsi makanan disalurkan kepada para penerima manfaat. Menu yang diberikan terdiri dari nasi putih, ayam goreng, tahu goreng sambal, dan buah jeruk yang telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian para siswa dan tenaga pendidik.
Babinsa Koramil 06/Merbau turut melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan guna memastikan proses distribusi berjalan dengan tertib, lancar, dan tepat sasaran sesuai jumlah penerima yang telah ditetapkan.
"Program Makan Sehat Bergizi ini sangat membantu dalam mendukung kebutuhan gizi anak-anak sekolah sehingga mereka dapat belajar dengan lebih baik dan tetap menjaga kondisi kesehatan," ujar Babinsa Koramil 06/Merbau.
Penerima manfaat program tersebar di sejumlah lembaga pendidikan di Kecamatan Merbau, mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas dan kejuruan. Selain siswa, para guru dan tenaga kependidikan juga mendapatkan dukungan makanan bergizi melalui program tersebut.
"Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut karena memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan dan pembentukan generasi yang sehat serta berkualitas di masa mendatang," kata Babinsa Koramil 06/Merbau.
Dari hasil pemantauan di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan distribusi makanan sehat bergizi berlangsung aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan kendala maupun hal menonjol selama pelaksanaan kegiatan, sehingga program dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.