Bengkalis (Riau), LPC
Patroli kebakaran hutan dan lahan terus digencarkan Babinsa Koramil 06/Merbau sebagai langkah pencegahan dini menghadapi potensi Karhutla di wilayah rawan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat 29 Mei 2026 di Desa Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kegiatan patroli dilakukan oleh Babinsa Koramil 06/Merbau, Pratu Hutagalung, bersama masyarakat dengan menyasar kawasan lahan kosong dan area tanah gambut milik warga yang memiliki tingkat kerawanan terhadap terjadinya kebakaran lahan.
Patroli difokuskan di wilayah Dusun 1 RT 2 Desa Tanjung Padang dengan melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lingkungan sekitar guna memastikan tidak terdapat potensi kebakaran maupun aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.
Selain melakukan patroli lapangan, Babinsa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar serta mengingatkan dampak buruk kebakaran hutan dan lahan terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Pengecekan sumber air berupa embung dan kanal turut menjadi bagian dari kegiatan patroli guna memastikan ketersediaan sumber air sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan Karhutla.
Pratu Hutagalung mengatakan kegiatan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat akan terus dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan peran bersama. Kami terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dari ancaman kebakaran,” ujar Pratu Hutagalung.
Hasil patroli menunjukkan kondisi wilayah Desa Tanjung Padang dalam keadaan aman dan terkendali. Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan titik api maupun titik asap, sementara sinergi antara Babinsa dan masyarakat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya pencegahan Karhutla secara berkelanjutan.