Kanal

Patroli Rutin Babinsa di Tasik Putri Puyu Pastikan Wilayah Bebas Titik Api

Bengkalis (Riau), LPC

Anggota Koramil 06/Merbau melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi terjadinya karhutla di wilayah yang dikenal memiliki lahan gambut dan area rawan kebakaran.

Patroli tersebut dipimpin oleh Babinsa Koramil 06/Merbau, Pratu Hasibuan, yang turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan. Fokus kegiatan berada pada kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat yang berpotensi mudah terbakar saat kondisi cuaca kering.

Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat setempat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga akan bahaya karhutla serta dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan kesehatan.

Patroli dilakukan dengan menyisir beberapa titik yang dianggap rawan, termasuk wilayah yang jauh dari pemukiman. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan tidak menunjukkan tanda-tanda adanya aktivitas pembakaran lahan.

Tak hanya itu, pengecekan terhadap sumber air seperti embung dan kanal turut dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Hal ini penting guna memastikan ketersediaan air untuk penanganan dini jika ditemukan titik api.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Mengkirau terpantau dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya titik api maupun asap yang mengindikasikan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Babinsa Koramil 06/Merbau dalam keterangannya menyampaikan bahwa patroli ini merupakan kegiatan rutin yang terus dilakukan guna mencegah terjadinya karhutla di wilayah binaan. Ia juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Patroli ini kami lakukan secara rutin untuk memastikan wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar Babinsa.

Babinsa juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan patroli secara berkala, terutama di wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadinya karhutla. Ia berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga kejadian kebakaran dapat dicegah sejak dini.

“Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran. Dengan sinergi yang baik, kita bisa menjaga lingkungan tetap aman dan terhindar dari karhutla,” tutupnya.

 

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER