Kanal

Menyapa dari Pinggiran Negeri, Polsek Tandun Salurkan Bantuan Lewat Program JALUR untuk Warga Sumber Jaya

Rohul (Riau), LPC

Kepolisian Sektor (Polsek) Tandun kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan imbangan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat), Senin (30/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB itu digelar di Dusun Sumber Jaya, RT 002 RW 001, Desa Tandun, Kecamatan Tandun. Program ini merupakan bagian dari inisiatif unggulan Kapolda Riau yang mengedepankan pelayanan terpadu bagi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.

Kapolsek Tandun AKP Mike Kurniawan, S.H., M.H memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran personel, di antaranya Kanit Lantas IPTU Jonnes, S.H, Kanit Binmas Aiptu Romi Anwar, Kanit Samapta Aipda Parlindungan, Bhabinkamtibmas Aipda Andi, serta personel lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Tandun Zulheri, SP, Sekretaris Desa Mulyadi, Bendahara Desa Ardiansyah, Kaur Kesra Rifi, Kadus Sumber Jaya Amriyunal, serta masyarakat setempat.

Dalam kegiatan ini, Polsek Tandun menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang membutuhkan. Dua paket bantuan diberikan kepada Saminur (40) dan Wiwin Sunarti (53), yang merupakan warga Dusun Sumber Jaya.

Adapun isi paket bantuan tersebut meliputi beras 5 kilogram, telur ayam satu papan, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, mi instan, sarden, dan teh.

Kapolsek Tandun AKP Mike Kurniawan, S.H, M.H mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

“Program JALUR ini menjadi wujud kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan, khususnya di daerah yang sulit dijangkau,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif lintas sektor.

Dusun Sumber Jaya sendiri diketahui merupakan wilayah yang berada di pinggiran Sungai Kukun, di mana sebagian masyarakat masih mengandalkan sampan atau perahu sebagai sarana transportasi dan pengangkutan hasil perkebunan.

Selain itu, wilayah ini juga tergolong rawan banjir saat musim penghujan. Minimnya akses pasar—yang hanya tersedia di Desa Tandun setiap hari Minggu—turut berdampak pada terbatasnya aktivitas ekonomi warga serta pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan warga.***Bsf

Humas Polres Rohul

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER