Kanal

Tanam Lebih dari 20 Ribu Mangrove, R&P Project Sumatera PT KPI Bersama Unri Gelar FGD Pengembangan Kawasan Mangrove Eco-Edu Park di Purnama

Kota Dumai (Riau), LPC 

PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) melalui  R&P Project Sumatera berkolaborasi dengan Universitas Riau (Unri) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama para pemangku kepentingan di Kota Dumai dan Provinsi Riau dalam rangka pembahasan pengembangan area konservasi mangrove di Kampus UNRI Purnama Dumai menjadi kawasan "Mangrove Eco-Edu Park".

Kegiatan FGD ini dilaksanakan di Patra Hotel Dumai, Selasa (25/11), mengusung tema “Peningkatan Status Mangrove Kampus UNRI Dalam Program Biodiversity Action Plan Tahun 2025”. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat pengelolaan kawasan pesisir berbasis riset, edukasi, konservasi, dan pariwisata yang memberikan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan berkelanjutan bagi masyarakat di kota Dumai.

Pjs GM  R&P Project Sumatera PT KPI Muhammad Rahmad menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dan langkah konkret Perusahaan dalam mendukung pengembangan biodiversitas secara berkelanjutan, sejalan dengan strategi Perusahaan dalam agenda keberlanjutan. Ia menegaskan, partisipasi PT KPI dalam hal ini Project Sumatera dalam upaya konservasi mangrove telah berlangsung sejak lama.

“Sejak 2023 kami terlibat langsung dalam program pengembangan mangrove di Kampus UNRI Purnama Dumai, dan kami memastikan program ini bukan hanya seremonial, tetapi terukur dan berjangka panjang. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen PT KPI dalam menciptakan dampak lingkungan positif yang ditopang oleh peningkatan kapasitas akademik dan pemberdayaan masyarakat,” kata Rahmad.

Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, tak hanya melalui unit operasi Kilang Pertamina Dumai, PT KPI melalui Project Sumatera turut berkontribusi dalam mendukung pelestarian ekosistem mangrove melalui program biodiversitas dan forestasi dengan kegiatan penanaman, pemeliharaan, dan pembibitan secara berkelanjutan. Di Dumai, Project Sumatera KPI pada tahun 2023 tercatat telah merealisasikan penanaman  dan pemeliharaan 7800 pohon. Pada 2024 program berlanjut dengan penanaman 4.000 mangrove, lalu meningkat pada 2025 melalui pembibitan 11.000 bibit mangrove yang disiapkan untuk pengembangan kawasan pesisir sekaligus ruang hijau.

Rahmad menambahkan, langkah tersebut juga merupakan bentuk implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) Pertamina, sekaligus kontribusi terhadap pencapaian target nasional Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Selain itu, penanaman mangrove juga menjadi kontribusi penting dalam menjaga biodiversitas kawasan pesisir sekaligus menjadi benteng alami yang melindungi ekosistem dari ancaman abrasi dan dampak perubahan iklim.

Kegiatan FGD ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Walikota Dumai yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Dumai, Drs. H. Muhammad Yunus; Perwakilan Rektor UNRI, Dr. Sofyan Husein Siregar beserta jajaran terkait, M.Phil; serta pemateri Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi. Hadir pula perwakilan DLHK Provinsi Riau, DLH Kota Dumai, Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sumatera, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, BKSDA Provinsi Riau, Lurah Purnama Kecamatan Dumai Barat, Sr Engineer III Process Safety R&P Project Sumatera PT KPI Arizal dan jajaran terkait, serta tim Environment–HSSE PT KPI RU II Dumai.

FGD ini menghasilkan sejumlah rekomendasi tindak lanjut, antara lain penyusunan roadmap pengembangan kawasan, peningkatan kapasitas masyarakat, integrasi riset dengan kegiatan edukasi kampus, serta penguatan monitoring dan evaluasi terhadap pertumbuhan mangrove. Seluruh rekomendasi tersebut akan menjadi acuan pelaksanaan program sepanjang tahun 2025.

Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI RU II Dumai Agustiawan menegaskan bahwa FGD ini menjadi wujud nyata PT KPI dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan. Ia menegaskan, PT KPI terus berkomitmen tidak hanya dalam penyediaan suplai energi sekaligus menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga menciptakan kebermanfaatan jangka panjang bagi masyarakat, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik.

“Pengembangan kawasan konservasi mangrove menjadi Eco-Edupark ini tidak hanya merawat ekosistem yang telah ada, namun juga mendorong peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui riset, edukasi, dan pemanfaatan hasil mangrove secara berkelanjutan. Ini juga menjadi wujud upaya kami dalam penguatan sinergi industri dan pendidikan,” pungkas Agustiawan

Melalui kolaborasi strategis ini, PT KPI menegaskan posisinya sebagai perusahaan energi terdepan di Indonesia mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam setiap aktivitas operasionalnya. Inisiatif ini juga menjadi dukungan Perusahaan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-13 tentang penanganan perubahan iklim), tujuan ke-14 tentang ekosistem laut, dan tujuan ke-15 tentang ekosistem daratan.***

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER