Bhayangkara FC Tahan Imbang Madura United 3-3 dengan 10 Pemain

Bhayangkara FC bermain imbang 3-3 melawan Madura United pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Penulis: Ragil
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06:22:02 WIB

LINEPERISTIWA.COM — Bhayangkara Presisi Lampung FC memaksa Madura United FC bermain imbang 3-3 pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (16/10) malam. Gol Sani Rizki Fauzi pada menit ke-90+2 menyelamatkan satu poin Bhayangkara yang harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-60. Hasil ini menjaga catatan belum terkalahkan The Guardian of Saburai.

Gol Sani Rizki Fauzi pada menit ke-90+2 menjadi penentu. Tendangan pemain pengganti itu memastikan Bhayangkara tidak pulang dengan tangan kosong meski harus kehilangan satu pemain sejak menit ke-60.

Jalannya Pertandingan

Bhayangkara sebenarnya membuka keunggulan lebih dulu melalui Jefferson Brenes pada menit ke-26. Madura United merespons di babak kedua lewat Juan Santacruz pada menit ke-52.

Petaka datang delapan menit kemudian. Brenes menerima kartu merah, memaksa tim tamu bermain dengan sepuluh orang. Madura United memanfaatkan situasi itu untuk berbalik unggul melalui Balotelli pada menit ke-78.

Bhayangkara tidak menyerah. M. Ocampo menyamakan kedudukan pada menit ke-71, sebelum Santacruz mencetak gol keduanya pada menit ke-90. Sani Rizki kemudian muncul sebagai penyelamat di masa injury time.

Apresiasi Oscar Bruzon untuk Mentalitas Pemain

Pelatih Bhayangkara FC, Oscar Bruzon, menyoroti semangat anak asuhnya yang tetap bertahan di bawah tekanan laga tandang. Menurut dia, bermain dengan sepuluh pemain tidak menyurutkan keberanian timnya.

“Saya ingin memberikan apresiasi kepada pemain saya karena kami bermain tandang dengan 10 pemain, tetapi semangat pemain tidak gentar,” kata Oscar seusai pertandingan.

Oscar menilai timnya sebenarnya berpeluang meraih kemenangan penuh. Dua peluang Bhayangkara hanya membentur mistar gawang.

“Kami seharusnya bisa meraih kemenangan jika dua peluang kami tidak mengenai mistar,” ujarnya.

Strategi Meredam Bola Panjang Madura United

Pemain Bhayangkara FC, Nehar Sadiki, mengungkap pendekatan timnya menghadapi tuan rumah. Madura United sejak awal pertandingan kerap mengandalkan umpan-umpan panjang.

“Bermain tandang melawan Madura United yang sejak babak awal selalu memberikan bola-bola panjang, kami mencoba menetralisirnya,” kata Nehar.

Setelah Brenes diusir dari lapangan, Bhayangkara tetap berupaya membalikkan keadaan dan menambah gol. Upaya itu berbuah melalui gol Sani Rizki pada penghujung pertandingan.

Nehar menilai hasil imbang tetap memberikan sisi positif. Bhayangkara masih mampu menjaga catatan belum terkalahkan di kompetisi musim ini.

Hasil 3-3 memperlihatkan daya juang Bhayangkara FC yang mampu menghindari kekalahan di kandang Madura United meski kekurangan jumlah pemain. Gol pada masa injury time memastikan kedua tim berbagi poin.

Reporter: Ragil