Harga BBM Pertamina Belum Naik Oktober 2026, Ini Rincian Terbarunya
LINEPERISTIWA.COM — PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM nonsubsidi per Rabu (14/10/2026) tidak mengalami penyesuaian di bulan Oktober. Keputusan menahan harga diambil dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat. Kebijakan ini membuat sejumlah produk seperti Pertamax Turbo dan Dexlite masih dijual pada level harga yang sama seperti periode September.
Paragraf pembuka: PT Pertamina Patra Niaga menegaskan belum menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi sepanjang Oktober 2026. Keputusan itu disampaikan VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora melalui keterangan resmi pada Kamis (1/10/2026). Menurut Kitty, perseroan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat sebelum melakukan penyesuaian harga.
Alasan Pertamina Tahan Harga BBM Nonsubsidi
Kitty menyatakan harga BBM nonsubsidi saat ini masih sama dengan periode sebelumnya. Pertimbangan kondisi masyarakat menjadi salah satu alasan utama di balik keputusan tersebut.
"Adapun untuk BBM nonsubsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya," ujar Kitty dalam keterangan resmi, Kamis (1/10/2026).
Pernyataan itu menegaskan bahwa penyesuaian harga tidak selalu mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia. Pertamina memilih menahan harga agar tidak membebani konsumen di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Rincian Harga Pertamax Turbo hingga Pertamina Dex
Berdasarkan harga yang berlaku per 2 September 2026, sejumlah produk nonsubsidi tercatat mengalami kenaikan dibanding periode sebelumnya. Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, Pertamax Turbo dibanderol Rp19.600 per liter, naik dari sebelumnya Rp18.300.
Pertamax Green 95 dijual Rp19.150 per liter, naik dari sebelumnya Rp16.600. Sementara itu, Dexlite meningkat menjadi Rp23.700 per liter dari sebelumnya Rp19.700, dan Pertamina Dex melesat menjadi Rp25.200 per liter dari sebelumnya Rp21.150.
Harga tersebut berlaku di seluruh SPBU Pertamina di wilayah dengan PBBKB 5 persen. Besaran harga di daerah lain dapat berbeda mengikuti kebijakan pajak daerah masing-masing.
Dampak ke Konsumen dan Pengguna Kendaraan
Harga BBM nonsubsidi menyasar pemilik kendaraan pribadi, terutama yang menggunakan mesin berperforma tinggi. Pertamax Turbo dan Pertamax Green 95 biasa dipakai kendaraan bensin modern, sedangkan Dexlite dan Pertamina Dex untuk kendaraan diesel.
Dengan harga yang bertahan di level September, pengguna kendaraan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk mengisi bahan bakar sepanjang Oktober. Kondisi ini memberi kepastian biaya operasional bagi pelaku usaha yang mengandalkan kendaraan niaga berbahan bakar diesel.
Pemerintah sendiri terus memantau harga BBM di pasar global, yang kerap menjadi acuan penyesuaian harga nonsubsidi. Namun Pertamina menegaskan belum ada rencana perubahan dalam waktu dekat.
Penutup: Keputusan menahan harga BBM nonsubsidi menunjukkan Pertamina mengutamakan daya beli masyarakat di atas tekanan pasar. Bagi konsumen, rincian harga terbaru ini bisa jadi acuan sebelum mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina terdekat.